GROBOGAN (inspirasiline.com) – Tradisi 4 Besar kembali berhasil dipertahankan Kabupaten Grobogan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.
Sejak pertama kali digelarnya Pekan Olahraga Provinsi (yang sebelumnya bernama Porda) pada tahun 2009 hingga Porprov XVII tahun 2026 ini, Kabupaten Grobogan selalu berhasil menduduki peringkat 4 Besar Jawa Tengah. Ini membuktikan bahwa Grobogan adalah kekuatan tradisi dalam pembinaan olahraga prestasi di Jawa Tengah.
Porprov merupakan multi event olahraga tertinggi tingkat Jawa Tengah yang menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan olahraga di masing-masing Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.

Ketua Umum KONI Kabupaten Grobogan, Yoyok Prihantoro, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan ini.
“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT. Tradisi 4 Besar kembali bisa kita pertahankan. Pada Porprov XVII di Semarang Raya ini, kami berhasil mempersembahkan 38 medali emas, 44 perak dan 68 perunggu untuk Grobogan tercinta,” ujar Yoyok Prihantoro.
“Medali ini kami persembahkan untuk Pemerintah Daerah Kabupaten Grobogan, serta seluruh masyarakat Grobogan yang telah memberikan dukungan penuh. Tanpa dukungan mereka, tradisi ini tidak akan bisa kami jaga,” tegasnya.
Lebih lanjut, Yoyok juga menyampaikan terima kasih kepada semua unsur yang terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran pengurus KONI, para manajer, official, pelatih dan tentunya para atlet yang telah bertempur dengan semangat WANI TEMPUR. Kalian adalah pahlawan olahraga Grobogan,” imbuhnya, Jumat sore (30/10/2026)
Ketua Umum KONI Grobogan itu juga menyoroti bahwa Porprov tahun ini sangat luar biasa dan penuh kejutan.
“Porprov tahun ini luar biasa. Penuh kejutan. Ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga sudah menyebar merata ke semua Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Tidak ada lagi daerah yang bisa dianggap lemah. Semua kuat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Kontingen Porprov XVII Grobogan, Kukuh Prasetyo Rusady yang memimpin langsung di lapangan menyampaikan fakta menarik di balik perolehan medali.
“Peta prestasi olahraga Jawa Tengah sudah berubah total. Banyak kejutan dan sangat sulit diprediksi. Kami masuk final sebanyak 82 nomor pertandingan, tapi hanya 38 yang berhasil kami konversi menjadi emas. Sungguh luar biasa pembinaan teman-teman KONI di kabupaten lain. Persaingan sangat ketat sampai detik terakhir,” ungkap Kukuh.
“Prinsip saya, sepulang dari Porprov ini kontingen akan melaporkan secara lengkap kepada Ketua Umum KONI bagaimana evaluasi dan strategi pembinaan prestasi ke depan. Paradigmanya sudah berubah, peta persaingan sudah berubah, sehingga strategi pembinaan kita juga harus berubah. Tidak bisa dengan cara lama,” lanjutnya.
Pada akhir pernyataannya, KONI Grobogan juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada penyelenggara.
“Kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada tuan rumah Semarang Raya dan seluruh panitia penyelenggara Porprov XVII Jawa Tengah 2026 yang telah menyelenggarakan event ini dengan luar biasa, aman, dan sukses,” tutupnya.
WANI TEMPUR TERBUKTI!
GROBOGAN 4 BESAR!
( jk/KONI Grob)
