Verifikasi lapangan ini bertujuan mendalami, mengonfirmasi, dan memvalidasi data penyelenggaraan PUG yang sebelumnya telah disampaikan melalui aplikasi PUG dan tahapan melewati verifikasi Administrasi.
Proses tersebut menjadi bagian dari evaluasi untuk melihat sejauh mana komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan kesetaraan gender telah diterapkan melalui kebijakan, program, kegiatan, hingga hasil pembangunan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen, Tugiono, menyampaikan komitmen kesetaraan gender di Sragen tidak hanya diwujudkan melalui program pemberdayaan perempuan, tetapi juga dengan mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. Salah satunya melalui gerakan Ayah membawakan Rapor yang mulai digalakkan pada Tahun 2026.

“Kesetaraan gender merupakan tanggung jawab bersama. Kami ingin mendorong peran laki-laki dan perempuan secara seimbang, termasuk dalam membangun keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Tugiono berharap Kabupaten Sragen dapat kembali meraih penghargaan PPE kategori Utama seperti capaian pada tahun 2021 dan 2023. Meski demikian, hasil sementara evaluasi 2025 menunjukkan capaian Sragen berada pada kategori Madya.
“Kami berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk melengkapi data dukungan dan melakukan klarifikasi. Kami berharap seluruh proses ini dapat berjalan dengan baik melalui kerja sama seluruh perangkat daerah, sehingga hasil evaluasi nantinya sesuai dengan upaya yang telah dilakukan Kabupaten Sragen,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sragen, Yohanes Agus Sudarmanto, menyampaikan sejumlah koreksi dan kebutuhan informasi tambahan dari kementerian yang perlu segera ditindaklanjuti. Seluruh kelengkapan data dukung dan klarifikasi yang diinginkan dapat diselesaikan paling lambat 3 November 2026.
“Terlepas dari penghargaan yang diperoleh, harapan kami Kabupaten Sragen dapat menjadi daerah yang konsisten mengimplementasikan PUG, mewujudkan Kabupaten Ramah Perempuan, serta membangun keluarga Sragen yang sejahtera,” ujarnya. (Sugimin 17 /Release Diskominfo Sragen)
