Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com
HARI pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Tahun Ajaran (TA) 2021/2022, Rabu (16/6/2021), mayoritas calon siswa mendaftarkan diri secara daring dari rumah, sehingga membuat sekolah-sekolah terlihat sepi. Sebagian calon siswa baru harus datang ke sekolah karena tidak bisa membuat akun.
Pelaksanaan PPDB hari pertama di SMPN 1 Plupuh juga berjalan lancar. Tapi masih banyak calon siswa yang menunggu untuk menentukan pilihan.
Kepala SMPN 1 Plupuh Gunawan saat dihubungi inspirasiline.com, Kamis (17/6/2021) pagi mengatakan, dari jurnal PPDB yang bisa diakses, ada 59 pendaftar calon siswa yang menentukan pilihan pertama di SMPN 1 Plupuh.
“Kami menyediakan kuota pada PPDB tahun ini 224 siswa untuk 7 kelas. Dalam pelaksanaan, kami membuat tujuh loket, tapi rata-rata tidak digunakan karena calon siswa mendaftar secara daring. Hanya ada 1-3 calon siswa yang datang ke sekolah karena belum bisa membuat akun,” ungkapnya.
Kepala SMPN 2 Plupuh Suharno mengaku, banyak calon siswa yang daftar pada hari pertama PPDB, yakni 70 anak. Sebanyak 30 siswa langsung datang ke sekolahan. Padahal pihaknya menyediakan kuota 160 siswa.
Suharno mengatakan, puluhan calon siswa baru itu datang ke sekolah karena membutuhkan pendampingan untuk membuat akun dan untuk pendaftaran pemilihan sekolah.
Kepala SMPN 2 Kalijambe Tukimin menyampaikan, sebagian besar calon siswa mendaftar secara daring dari rumah masing-masing. Ada juga yang ke sekolah meminta tolong, tapi harus mematuhi protokol kesehatan.
“Untuk pelayanan PPDB, kami siapkan komputer dan beberapa guru untuk membantu calon siswa,” terang Tukimin, yang juga Plt Kepala SMP 1 Kalijambe.***
