Dua Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 Terima Bantuan Baznas

NEWS

Penulis: Supriyani | Editor: Dwi NR
SUKOHARJO | inspirasiline.com

DUA anak yatim piatu, Angga Raka Kia Saputra, earga Jatimalang RT 01/RW 13, Desa Palur, Kecamatan Mojolaban dan Ageng Nugroho Keteng, RT 02/RW 03, Desa Ngadirejo, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo yang ditinggal orangtuanya akibat Covid-19 menerima bantuan dari Baznas Sukoharjo melalui Bupati Sukoharjo Etik Suryani di Loby Ruang Bupati, Selasa (24/8/2021).

Bantuan bagi kedua anak tersebut, masing-masing berupa uang tunai Rp 5 juta dan paket sembako, untuk membantu biaya pendidikan dan biaya hidup mereka.

Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Etik Suryani didampingi Wabup Agus Santosa, Ketua Baznas Sardiyono, dan Plt Kabag Dinsos Suparmin.

Bupati Etik Suryani mengatakan, di Kabupaten Sukoharjo terdapat 31 anak yatim piatu korban Covid-19. Sedang yang menjadi yatim atau piatu saja, lebih dari 500-an anak.

“Sungguh kami sangat prihatin. Kami melalui Baznas memberikan bantuan kepada anak-anak tersebut agar bisa sedikit meringankan beban hidup dan biaya pendidikan mereka,” kata Bupati Erik Suryani kepada wartawan.

Bupati Erik Suryani menambahkan, pihaknya berkoordinasi dengan Disdikbud dan Dinsos untuk keberlangsungan pendidikan mereka.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo berusaha agar anak-anak korban Covid-19 bisa masuk di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), untuk kemudian diusulkan ke pemerintah pusat, sehingga bisa mendapatkan bantuan biaya pendidikannya.

“Untuk di tingkat kabupaten, kami jamin anak korban Covid-19 bisa sekolah negeri langsung diterima. Di sekolah negeri mana saja, tinggal pilih. Bagi anak-anak lulusan SMA/SMK, yang mau meneruskan ke jenjang perguruan tinggi, nanti kami usahakan lewat beasiswa Bidik Misi,” terangnya.

Ketua Baznas Sukoharjo Sardiyono menjelaskan, selama pandemi Covid-19, sedari Januari hingga akhir Agustus ini, Baznas telah menyalurkan bantuan hampir Rp 1 miliar.

Bantuan tersebut tidak hanya untuk anak korban Covid-19, namun juga bagi fakir miskin, duafa, korban bencana alam, dan membantu alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga kesehatan (nakes).

Alhamdulillah barokah, Baznas selalu hadir ikut ambil bagian di segala penderitaan masyarakat. Dana yang kami himpun kebanyakan dari ASN dan selama pandemi ini pemasukan lebih meningkat dari sebelumnya. Rata-rata per bulan, infak dan zakat yang kami terima dari ASN berkisar antara Rp 400 juta-Rp 500 juta. Kami sangat mengapresiasi, ASN di Sukoharjo sangat peduli terhadap sesama yang sedang mengalami penderitaan dan butuh uluran tangan,” ujar Sardiyono.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *