Di Depan Mapolsek Plupuh, Satgas PPKM Kabupaten Sragen Gelar Operasi Yustisi

NEWS

Penulis: Sugimin | Editor: Dwi NR
SRAGEN | inspirasiline.com

SATGAS Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kabupaten Sragen menggelar Operasi Yustisi di depan Mapolsek Plupuh, Rabu (1/9/2021).

Operasi dipimpin Kasi Operasi dan Pengendalian Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sragen Sriyono.

SEORANG pelanggar mendapatkan sanksi pushup

Sedangkan Satgas PPKM tingkat Kecamatan Plupuh dipimpin Kasi Trantib Bambang Pramono didampingi Kapolsek Plupuh Iptu Suparno dan Danramil 20/Plupuh diwakili Sertu Suramto.

Operasi Yustisi kali ini menjaring 22 orang pelanggar, karena memakai masker tidak benar dan ada yang sama sekali tidak memakai masker.

KAPOLSEK Plupuh Iptu Suparno.

Kasi Opetasi dan Pengendalian Satpol PP Sragen Sriyono mengatakan, pelanggar hanya diberikan sanksi sosial, yakni disuruh mengumandangkan azan, berdoa, menyanyi Indonesia Raya, dan menghapal sila Pancasila dan pushup.

“Operasi Yustisi digelar di setiap kecamatan. Kebetulan hari ini jadwalnya di Kecamatan Plupuh. Sekalipun Sragen sudah dinyatakan Level 3, kami tetap berusaha menyadarkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes), supaya kegiatan masyarakat, khususnya di Kabupaten Sragen segera normal kembali seperti sebelumnya,” ujar Sriyono.

Operasi Yustisi tidak mengenakan denda uang atau sanksi pidana.

Menurut Sriyono, karena landasan hukum berupa Peraturan Daerah (Perda) belum keluar. Sementara Peraturan Bupati (Perbup) dinilai kurang kuat untuk menerapkan sanksi denda atau pidana.

“Infomasinya, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang prokes sudah diusulkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sragen. Kita tunggu Perdanya, nanti seperti apa?” papar Sriyono.

Sementara Kasi Trantib Bambang Pramono berharap, masyarakat, khususnya di Kecamatan Plupuh mematuhi protokol kesehatan (prokes) 5M: memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir atau hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi kerumunan, dan membatasi mobilitas.

Kapolsek Plupuh Iptu Suparno menilai, orientasi masyarakat di Kecamatan Plupuh 80% lebih sudah sadar prokes.

“Ini semua karena Satgas PPKM tingkat Kecamatan dan Satgas Covid-19 tingkat Desa setiap hari melakukan sosialisasi tentang arti pentingnya prokes,” kata Iptu Suparno saat ditemui inspirasiline.com seusai operasi di depan Mapolsek Plupuh, Rabu (1/9/2021).

Kapolsek Plupuh Iptu Suparno berharap, Covid-19 segera berhenti dan kehidupan masyarakat kembali normal seperti sediakala.

“Kita semua wajib berdoa kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa, memohon supaya musibah ini segera berlalu,” tandasnya.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *