Sragen-Inspirasiline.com. Para pengunjung kuliner Ganefo di Kecamatan Tangen,Kabupaten Sragen mengeluh tidak adanya fasilitas umum (toilet ).
salah satu warga dari Kecamatan Sambungmacan,Pariyo ( 54) saat berkunjung di alun alun Sentono dan kuliner Ganefo bersama keluarga, mengeluhkan dilingkungan kuliner Ganefo yang tidak ada fasilitas umum (toilet)
“Saya tanya pedagang kuliner ini, tentang toilet umum, saya dianjurkan untuk ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bila mau ke toilet umum, saya harus berjalan nyebrang jalan raya” Ungkap Pariyo dengan nada kesal saat ditemui Inspiradiline.com di pinggir pasar kuliner Ganefo sebelum menyebarang jalan mau ke SPBU Jum’at (24/12/2021) sekiata pukul : 19.00 WIB malam ini
Hal yang sama diungkapkan warga dari Kecamatan Ngrampal Suminah (42) saat anaknya ingin buang air mencari toilet umum disekitar kuliner Ganefo tidak ditemukan, terpaksa harus nyebrang jalan raya,ke SPBU, yang jaraknya sekitar 200-san meter dari kuliner Ganefo


Tokoh Masyarakat yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang ( DPC) Dulur Ganjar Pranowo (DGP) Kecamatan Tangen Sri Wahono saat menemani Inspirasi line.com mengatakan, hal yang sepele ini sangat membuat gelisah para pengunjung di alun alun Sentono dan kuliner Ganefo , untung ada toilet umum di pom bensin ( SPBU-red), seandainya tidak ada toilet di pom bensin, terus kemana kalau kuliner Ganefo,tidak ada toilet umum ?
” Aneh sekali kuliner kok tidak ada toiletnya” Ungksp Suminah menyambung Perbincangan inspirasi line.com dengan Sri Wahono
$alah satu warga Tangen Bambang (45) juga menyesalkan,kenapa kuliner Ganefo tidak diberikan fasilitas umum termasuk toilet umum,
“Semestinya kuliner itu tetap ada toilet umum, karena toilet umum itu sangat penting, untuk para pengunjung kuliner, kenapa pengelola kuliner Ganefo dan alun2 Sentono, tidak segera membangun fasilitas umum seperti toilet dan yang lain. Para pengunjung kuliner maupun alun-alun Sentono, membayar distribusi parkir Rp 2000, pedagang ditarik distribusi Rp 1000 dan para penyedia jasa permainan anak juga membayar Rp 10.000 sampai 15,000 itu kan sudah bisa untuk membangun toilet umum *Ungkap Bambang menceritakan yang seharusnya dilakukan Pengelola Pasar Kuliner dan alun- alun Sentono di Kecamatan Tangen ini. ( Sugimin/17)
