Sragen-Inspirasiline.com. Warga dari sejumlah desa di Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen mendesak pemerintah segera memperbaiki Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang selama ini menjadi basis data warga miskin nasional.
Menurut salah satu warga yang enggan disebutkan jatidirinya, realita di lapangan banyak dijumpai warga yang secara ekonomi sudah mampu tapi masih masuk di data tersebut.
Selain memicu kecemburuan sosial, masuknya data warga yang sudah tidak layak miskin itu dituding menjadi biang tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Sragen.
Desakan itu mencuat saat digelar serap aspirasi di kediaman Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sragen, Sugiyamto di Desa Pilang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen Jumat (4/2/2022) malam
“Iya, tadi malam banyak masukan dari warga agar segera dilakukan perbaikan data DTKS. Karena masih ada orang miskin yang tidak terkover/di data, tapi ada yang sudah mampu malah masih terdata,” Ungkap Sugiyamto saat dihubungi Inspirasiline.com melalui phoneselnya Sabtu (5/2/2022) siang
Setelah DTKS diperbaiki, warga mengusulkan supaya nantinya DTKS ditempel di Balai Desa.
Selain sebagai kontrol l, penempelan DTKS itu juga untuk menggugah kesadaran warga yang sudah layak dan masih terdata agar memiliki rasa malu. Sehingga mereka secara sadar diharapkan mau mundur dari data.
“Kalau ditempel di setiap Balai Desa, warga akan bisa tahu kalau ada yang tidak mampu belum terkover bisa diusulkan. Kalau ada yang kaya masih masuk, ya biar malu dan mundur. Kalau nggak gitu, nanti yang sudah mampu tetap enjoy masuk di data terus,” Ungkap Sugiyamto menjelaskan.
Sugiyamto mendukung usulan warga terkait perbaikan DTKS dan pemasangan di setiap Balai Desa.
Menurutnya langkah itu diyakini menjadi salah satu solusi untuk mengurangi tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Sragen.
“Mampu, tapi masih masuk di DTKS. Ini yang perlu segera diverifikasi dan diperbaiki,” Ungkapnya menambahkan.
Kegiatan penyerapan aspirasi (reses-red) di kediaman Anggota DPRD Sragen dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP) Sugiyamto ini dihadiri sekitar 200 Ranting PDIP, tokoh masyarakat, tokoh agama dan perwakilan pemuda. (Sugimin/17)

http://azithromycinca.com/# doxycycline singapore
doxycycline coupon