Sukoharjo-Inspirasiline.com. Super Hero ajak belajar bersama melalui dongeng kepada anak-anak yatim dan yatim piatu kurban kurban covid-19. Super Hero atau super isoman penggiat P4GN /BNK Sukoharjo, mengajak anak-anak belajar bersama dengan mendongeng, bermain, dan menyelesaikan PR mereka yang bertempat di Sanggar Bhinneka, Sabtu (13/8/2022).
Agus Widanarko yang akrab di sapa mas Danar alias Super Hero yang berkostum Gatut kaca sangat akrab dan sudah menyatu dengan dunia anak-anak, terutama anak yatim dan yatim piatu kurban covid-19 diajak bermain dan dihibur dengan dongeng, dan permainan lainnya.

Sebanyak 20 anak yatim dan yatim piatu rata-rata berusia di bawah 10 tahun diberikan bantuan psikologis yang berupa mereka dikunjungan saat mereka ulang tahun, mereka dikasih dongeng dan mereka merasa senang dan terhibur, senang belajar bersama dan bermain bersama super hero di sanggar Bhinneka. Selain dihibur oleh super hero anak-anak juga dihibur oleh guru-guru magang dari mahasiswa IAIN Surakarta disekretarian P4GN Sukoharjo.
“ Danar yang sudah akrab dengan dunia anak selalu berkostum super hero menghibur anak yatim dan yatim piatu kurban covid-19 diajak main bersama, diberi dongeng, dan dibantu menyelesaikan PR nya, anak merasa senang dan terhibur, “ ujarnya.
Anak-anak dengan serius mendengarkan dongeng dan cerita yang dibawakan oleh super hero maupun mahasiswa IAIN sebagai sarana trauma healing untuk anak-anak yatim dan yatim piatu kurban covd-19
Dengan kegiatan ini Danar berharap anak-anak bisa senang untuk belajar bersama, kami yakin mereka pasti sulit dalam menyelesaikan tugas sekolahnya dan maunya konsultasi sama orang tua tetapi orang tua mereka sudah tidak ada,namun jangan berkecil hati kami siap membantu mendidik mereka diluar jam sekolah, selain itu kegiatan juga dimaksudkan agar anak-anak mempunyai hak yang sama sebagaimana anak seusianya yang lain memperoleh keceriaan dan kebahagiaan.
Fahri (3) salah satu anak yang ikut belajar di sanggar Bhinneka warga Carik an Sukoharjo yang sudah menjadi yatim lantaran ayahnya meninggal karena covid-19 mengaku senang sekali dan bahagia bisa belajar bersama dengan kak Danar dan kakak-kakak mahasiswa IAIN, saya merasa terhibur untuk terus bersemangat menggapai cita-cita, katanya. (Prie)
