Keris Peninggalan Majapahit Di Tawar Rp 1,5 Miliar.

NEWS

Rembang-Inspirasiline.com. Sebuah keris peninggalan kerajaan Majapahit yang sedang dipamerkan di Pendopo Kabupaten Rembang ditawar senilai Rp 1,5 milliar oleh kolektor keris dari Jakarta.

Namun oleh pemiliknya, keris bernama “Sepang Kinata Emas Taman Sari” ini belum dilepas.

Eko Suwarno, pemilik keris tersebut mengaku masih enggan melepas peninggalan budaya jawa itu karena menilai harga tersebut belum sepadan dengan kesepuhan keris tersebut.

“Waktu pameran di Pati tiga tahun lalu pernah ditawar Rp 1,1 Miliiar, kalau sekarang saya lepas dengan harga Rp 2,5 Milliar,” kata Eko Suwarno kepada media.

Menurut Eko, keris Sepang Kinata Emas Taman Sari miliknya ini termasuk langka dan bernilai seni tinggi, besinya langka dan bertatahkan emas murni dihiasi perak dan berlian. Dulu pemiliknya adalah bangsawan Kerajaan Majapahit.

Dia menjelaskan, pemilik keris sepang ini meyakini bahwa keris ini akan membawa tuah untuk ketentraman sebuah kerajaan, kalau sekarang untuk ketentraman keluarga hingga menjaga kepemimpinan.

Bapak satu anak yang memiliki koleksi ribuan keris di rumahnya di Kecamatan Kaliori Rembang ini membawa seratusan kerisnya untuk dipamerkan dalam Pameran Tosan Aji yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang selama dua hari pada 19-20 Agustus 2022.

Di tempat yang sama, Ernantoro sesepuh Forum Komunikasi Masyarakat Sejarah (Fokmas) Lasem mengatakan bahwa pameran ini penting bagi warga Rembang untuk mengenalkan dan memahami budaya Jawa khususnya keris.

“Pameran ini termasuk yang pertama di Kabupaten Rembang, saya harap di waktu yang akan datang ada lagi pameran seperti ini. Dan saya siap memfasilitasi dengan koleksi kami,” tegas dia.

Dia juga berharap dengan pameran ini warga Rembang bisa kembali ke jati dirinya sebagai orang Jawa melalui pengenalan akan keris, karena keris adalah simbol Jawa.

Fokmas Lasem dalam pameran kali ini memamerkan sekitar 70 keris dari 372 koleksi keris yang dimilikinya. (Yon Daryono)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *