Sragen-Inspirasiline.com, 860 orang menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp 300 ribu per orang.
Sasaran penerima manfa’at BLT: Ojek Online, Ojek Pangkalan, Becak Kayuh dan Becak Motor.
Penyaluran BLT BBM di laksanakan di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS), Senin (12/12/2022).
Selain itu para Pengemudi Angkutan Desa Umum maupun Angkutan Kota sebanyak 138 orang juga menerima bantuan subsidi BBM berupa Voucher BBM untuk dua bulan (November dan Desember) sebesar Rp 300 ribu per orang.
Menurut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sragen, dr. Finuril Hidayati tujuan dari pemberian BLT BBM bagi pelaku Jasa Transportasi Umum untuk melindungi dari terjadinya resiko sosial ekonomi terutama dampak Inflasi.
Finuril Hidayati menambahkan, data awal yang diusulkan dari Dinas Perhubungan: 1000 orang, kemudian data disandingkan dengan data Disdukcapil sehingga manfaat penerima manfaat tersaring 860 orang.
“Besaran bantuan yang diberikan menyesuaikan indeks BBM dari pusat yaitu Rp 150 ribu/bulan. Karena ada kesepakatan perubahan maka kami berikan untuk bulan November dan Desember sehingga keuntungan penerima menerima Rp 300 ribu untuk BLT BBM. Untuk Voucher BBM diberikan sama untuk Voucher dua bulan (November dan Desember) masing-masing Voucher Rp 150 ribu.” Ungkap Finuril Hidayati
Dijelaskannya sampai saat ini Kabupaten Sragen dari data awal maupun data susulan, total penerima BLT BBM dari Kemensos sebanyak 68.420 orang penerima manfaat.
Penyaluran BLT dilakukan bekerjasama dengan PT. Pos Indonesia yang selama ini dilakukan juga kerjasama dengan Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sragen Catur Sarjanto mengatakan, Vouher BBM tersebut dapat dibelikan Pertalite maupun Solar dan penukaran Voucher paling lambat dilakukan sampai dengan 15 Desember 2022 ini
Terpisah Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyatakan, BLT BBM diberikan kepada Penerima Manfaat khususnya Pengemudi Jasa Transportasi yang belum menerima bantuan dari Pemerintah dengan tujuan untuk menekan Inflasi yang direncanakan oleh Pemerintah Pusat dan bantuan telah menganggarkan hal tersebut.
“Karena BBM naik, masyarakat juga resah ditengah kebutuhan pokok naik, maka Pemerintah menganggarkan untuk memberikan BLT kepada warga masyarakat. Semoga bermanfaat untuk membeli kebutuhan sehari-hari.” Ungkap Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati menegaskan
Seluruh bantuan akan disalurkan sampai tanggal 15 Desember dengan Total Anggaran yang digelontorkan Rp 285 juta.
Yuni sapaab akrab Bupati Sragen itu berharap, apa yang telah dilakukan kepada masyarakat Sragen dapat meringankan beban walaupun jumlahnya tidak terlalu banyak.
Seusai penyerahan BLT BBM dan pemberian Voucher BBM, Bupati beserta rombongan meninjau kegiatan Pasar Murah di empat Kecamatan dan penyerahan sembako dipusatkan di Desa Pungsari, Kecamatan Plupuh, Kecamatan Masaran di Desa Dawungan, Kecamatan Sidoharjo di Desa Patihan dan Kecamatan Sragen di Kelurahan Sragen Wetan dan Desa Tangkil
Total bantuan sembako yang diserahkan 1.464 paket, dengan rincian Kecamatan Plupuh diberikan untuk 3 Desa 279 paket (Desa Manyarejo, Desa Sumomoridukuh dan Desa Pungsari), Kecamatan Masaran 2 desa 314 paket (Desa Dawungan dan Desa krebet), Kecamatan Sidoharjo 2 desa 242 paket ( Desa Patihan dan Desa Purwosuman), Kecamatan Sragen, 8 kelurahan 629 paket.
“Pasar murah ini digelar di 20 Kecamatan, dalam satu Kecamatan minimal dua Desa kita selenggarakan Pasar Murah. Kegiatan ini diberikan kepada warga masyarakat yang datanya disandingkan dengan data DTKS Kemensos dengan data yang lain agar tidak terjadi duplikasi. Jadi yang mendapat bantuan adalah orang-orang yang memang belum mendapat bantuan dari pemerintah,” Ungkapnya
Yuni mengatakan, isi paket sembako yang diberikan berupa beras premium 5 kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir1 kg, dan mie instan 4 bungkus senilai Rp 150 rib. Warga bisa menebus sembako dengan harga Rp 10 ribu dan berakhir 14 Desember 2022
Kemudian Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati meninjau Program Padat Karya Infrastruktur Cor Jalan di Dukuh Jiwan Rt 02 Desa Ngrombo Kecamatan Plupuh dengan Volume pekerjaan 118x4x0,12m dengan alokasi dana sebesar Rp 95 juta yang bersumber dari APBD tahun 2022.
Program Padat Karya merupakan bantuan yang diberikan oleh DInas Tenaga Kerja Kabupaten Sragen yang dilaksanakan di 5 Kecamatan yakni : Kecamatan Kalijambe, Miri, Plupuh, Ngrampal dan Kecamatan Sambungmacan yang setiap lokasinya mendapatkan bantuan sebesar Rp 95 juta dikerjakan warga setempat dengan harapan meningkatkan Perekonomian warga sekitar. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
