Blora-Inspirasiline.com. Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili, nuansa persiapan Imlek mulai dari ritual-ritual, dimulai 24 bulan 12 Imlek, hari ini petugas sekira 10 orang membersihkan Kelenteng Hok Tik Bio, di Jalan Pemuda Blora, Minggu 15 Januari 2023.
Ketua Kelenteng Hok Tik Bio Blora, Budilistijo Suboko mengatakan bahwa hari ini adalah hari kenaikan KongCho, Chio Kun Kong atau dewa dapur dan setelah kongco ini mengantar upacara sembahyang tadi malam.

Hari ini mereka melakukan bersih-bersih kelenteng yaitu dengan membersihkan para Kimshin atau patung-patung para suci dan rumahnya atau Gam, juga pengayaan abu, supaya abu terpisah antara arang-arang yang tertinggal dan abu-abu itu.

“Itu persiapan sebelum hari raya Imlek,” kata Suboko, ketika ditemui ditengah kesibukannya di kelenteng, Minggu, (15/1/2023).
Pada 29 atau 30 akhir dari tahun 2573, lanjut Suboko, pada siang hari umat melaksanakan sembahyang dirumah masing-masing, yaitu dengan upacara atau sembahyang para leluhur, maknanya adalah mengingat para leluhur, mengucapkan terima kasih karena kehadiran dimuka bumi ini adalah juga dilahirkan oleh orang tua, dan orang tua oleh para leluhur.
“Maka umat wajib berterima kasih kepada leluhur,” tegas Suboko.
Pada malam harinya, menjelang tahun baru Imlek dilaksanakan Sembahyang di Klenteng Hok Tik Bio Blora terutama sembahyang kepada Tuhan Yang Mahaesa, dan para Sik Bing yaitu para dewa-dewa itu.
“Dengan mengucapkan terima kasih, selama setahun yang lalu sudah mendapatkan berkah, bimbingan serta rahmat dari para Sik Bing dan Tuhan YME sehingga hari itu, mengucapkan terma kasih kepada Tuhan dan kepada para Dewa,” jelas Suboko.
Empat Imlek, dilaksanakan sembahyang lagi, yaitu menyambut kedatangan KongCho, Chio Kun Kong yang tadi malam itu naik ke langit, lalu pada 4 imlek akan turun kembali, dan 8 menjelang 9 tahun baru Imlek, adalah sembahyang King Di Kong atau Jing Tien Kung sembahyang kepada Tuhan YME.
“Ini adalah salah satu sembahyang wajib bagi umat Klenteng, bahwasanya pada hari itu, berjanji kepada Tien bahwa tahun-tahun berikutnya akan tetap melaksanakan firman Tuhan, menjunjung tinggi kebajikan dan menjalankan kebenaran,” ujar Suboko sambil mengingat itu sebuah janji.
Terakhir, Cap Gho Mei yaitu pada 15 bulan 1 Imlek, terang bulan pertama ditahun yang baru 2574 Kongzili, menandakan berkah daripada Tuhan yang dilambangkan sinarnya bulan purnama.
“Saat itu kita melaksanakan sembahyang mengucapkan terima kasih, mohon berkah untuk tahun berikutnya dan sekaligus hari itu adalah penutupan dari rangkaian ritual atau acara-acara di tahun baru Imlek,” tandas Suboko.
Untuk diketahui, tiap tahun Klenteng Hok Tik Bio Blora menyelenggarakan upacara-upacara tersebut, untuk tahun ini karena baru lepas dari pandemic, jadi Klenteng belum siap untuk menyelenggarakan acara-acara yang mengundang umat dan masyarakat Blora.
“Tahun ini masih belum Siap, mudah-mudahan tahun depan kita siap,” imbuh Suboko.
Untuk meramaikan perayaan Imlek di Klenteng Hok Tik Bio Blora, pada sore hari untuk buka acara dimeriahkan pentas Liong Barongsai, sebagai hiburan masyarakat. (Tim Liputan : Yokanan)
