GRH Fest, Penampilan ATS Yang Kembali Sekolah Memukau Perwakilan UNICEF

NEWS

Rembang-Inspirasiline.com. Keceriaan terpancar dari wajah ratusan anak dan tamu undangan yang hadir dalam showcase Gerakan Remaja Hebat di pendapa museum RA Kartini, Rabu (19/7/2023).

Termasuk Wakil Bupati Rembang Mochammad Hanies Cholil Barro dan undangan lain terkesima dengan penampilan lima kelompok lingkar remaja.

Yang spesial Showcase GRH Fest  dihadiri Katherryn Bennet Chief of Education UNICEF. Sedangkan penampil dalam acara selain dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Forum Anak Rembang (FAR), Karang Taruna Desa Glebeg, mahasiswa Universitas YPPI (UYR), UNDIP dan KIBARR.

Showcase GRH merupakan kegiatan puncak dalam program pendampingan bagi Remaja khususnya Anak Tidak Sekolah di Kota Garam, dimana terdapat 180 Remaja yang telah mendapatkan pendampingan dan pendidikan soft skill di 5 lokus, yaitu PKBM (Pendidikan Kesetaraan Berbasis Masyarakat)  Jala Safir Kecamatan Sarang, PKBM Sumber Ilmu kecamatan Sumber, Remaja Desa Glebeg Kecamatan Sulang, LKSA Darul Hadlonah dan Forum Anak Rembang.

Wabup Hanies menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung program Gaspoll 12 yang berjalan sejak 2019 untuk mengentaskan Anak Tidak Sekolah (ATS). Di mana selama dua tahun ini mampu mengentaskan 449 ATS untuk kembali sekolah.

“Perjuangannya cukup berat pergi ke berbagai pelosok Rembang, door to door. Membujuk mereka agar mau bersekolah kembali, dan itu tidak mudah dengan berbagai alasan ATS dan keluarganya, ” ungkapnya.

Selanjutnya terkait GRH, Gus Hanies juga sangat salut dengan pihak yang terlibat. Tak hanya pengentasan ATS, namun mampu mengembangkan potensi mereka seperti yang disaksikan pada GRH kali ini.

Sementara itu Katherryn Bennet  mengungkapkan, telah melihat permasalahan ATS ada di Jawa Tengah termasuk di Rembang. Pihaknya ingin membantu ATS agar bisa bersekolah lagi.

“UNICEF sebagai badan internasional yang peduli terhadap anak dan ingin memastikan setiap anak bisa mendapatkan haknya bersekolah. UNICEF tidak bekerja sendiri, kita bermitra dengan partner pemerintah dan mitra lainnya.”

Katherryn mengaku senang melihat energi anak- anak yang telah tampil. Harapannya anak- anak bisa terus semangat untuk mengejar sama depan. (yon daryono)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *