Baznas Kabupaten Sragen Salurkan Pentasharufan Tambahan Insentif GTT dan PTT

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati Menyerahkan Secara Simbolis Tambahan Insentif Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sragen Bertempat di Pendopo Joglo Bopo Wasimin, Kalijambe, Selasa (1/8/2023).

Acara Pemberian Tambahan Insentif Untuk GTT dan PTT Itu Dilakukan Melalui Roadshow Di Empat Eks-Kawedanan. Sedangkan, Penyerahan Tambahan Insentif Perdana Yang Dilakukan Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati Dilakukan Di Eks-Kawedanan Gemolong Sebanyak 286 Orang GTT/PTT.

Insentif Senilai Rp. 600.000/Orang itu Diberikan Kepada Total sebanyak 1.979 Orang GTT dan PTT Mulai Tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD),Sekolah Menengah pertama (SMP), dan koordinator Wilayah (korwil) Kecamatan.

Dalam Kesempatannya, Bupati  Kusdinar Untung Yuni Sukowati Menyampaikan Ucapan Terima Kasih Kepada Jajaran BAZNAS Kabupaten Sragen yang Gerak Cepat dan Peduli Kepada GTT dan PTT Dengan Program dan Kegiatan ini. Menurutnya, dengan adanya Insentif yang diberikan Menjadi Penambah Semangat bagi mereka.

“Saya juga Berharap Melalui Kegiatan ini juga Memacu Semangat Khususnya dari Abdi Sipil Negara (ASN) agar lebih Rajin Menyalurkan Zakat, Infaq dan Shodaqoh,” Ungkapnya.

Bupati juga Meminta agar Dana Zakat Dapat Dikelola Secara Profesional dan Teratur. Tak hanya itu, Baznas Kabupaten Sragen harus lebih Inovatif serta Mampu Menata Strategi Pengelolaan Zakat di Bumi Sukowati.

Ketua Baznas Sragen, Mustaqim Mengatakan Baznas Memberi Tambahan Insentif Kepada GTT dan PTT itu Karena Gaji Mereka masih Kurang. Setelah di Eks-Kawedanan Gemolong Acara Serupa Akan Digelar Di Eks-Kawedanan Gondang, Sragen Kota, dan Sukodono.

Selain diwujudkan dalam bentuk Insentif GTT PTT Kabupaten Sragen. Juga Dilakukan Pentasharufan Diwujudkan berupa Beasiswa SD, SMP. Pembagian untuk Siswa SD dan SMP Sejumlah 339 Siswa. Sedangkan untuk GTT PTT sejumlah. 286 Orang.

“Siswa SD mendapat Rp 500.000 Per Anak, Sedangkan Siswa SMP Mendapat Rp 750.000. GTT dan PTT Dibantu Rp 600.000. Sehingga Total yang Disalurkan Rp 379.100.000,” Ungkapnya.

Pihaknya Menjelaskan Pengumpulan Tiap Tahun Neningkat.Sragen Setiap Tahun Mengalami pertumbuhan Pengumpulan ZIS yang Signifikan. Seperti Pada 2020 Terkumpul Rp 3,5 Miliar. Kemudian 2021 Terkumpul Rp 9.3 Miliar, dan Pada 2022 Lalu Terkumpul Rp11.4 Miliar.

“Namun Demikian, Perolehan Tersebut Masih ada Deviasi jika Dibandingkan Dengan Potensi Pengumpulan ZIS di Kabupaten Sragen Sebesar Rp 22.5 Miliar Per Tahun,” Ungkapnya Lebih Lanjut

Sementara, Kepala Disdikbud Sragen, Prihantomo, Menjelaskan ada 1.979 Orang GTT dan PTT di Kabupaten Sragen yang mulai Januari 2023 Mendapatkan Insentif Senilai Rp1 Juta/Bulan. Sebelumnya mereka Mendapatkan Insentif hanya Rp800.000/Bulan.

“Peningkatan Insentif itu merupakan upaya Pemerintah untuk Perbaikan Kesejahteraan Mereka. Dengan Insentif itu Kinerja Mereka Bisa Naik, Mereka Lebih Aktif di Sekolah, dan mereka lebih dihargai. Bagi Sekolah yang mampu maka bisa menambah Insentif GTT/PTT dari Dana Bantuan operasional Sekolah (BOS),” Ungkapnya  ( Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *