P5 Untuk Membangun Karakter Siswa

NEWS

Wahyuningsih Rahayu,SPd,MPd

Kepala SD Negeri Batursari 5 Demak

Penanaman karakter Pancasila kepada siswa sedini mungkin sangat diperlukan dalam upaya membiasakan anak didik berperilaku sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Kepala SD Negeri Batursari 5 Demak Wahyuningsih Rahayu,SPd,MPd menerangkan ada beberapa hal yang dilakukan sekolahnya yang memiliki 554 siswa untuk menanamkan karakter Pancasila. Pertama, pembiasaan dipagi hari diawali sambutan guru kepada siswa dengan senyum, salam, sapa. Selanjutnya bagi yang  muslim   melafalkan  Asmaul Husna dan non muslim berdoa di aula. Kemudian penanaman karakter cinta tanah air dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars SDN Batursari 5 (D’Bama)  dan Pelajar Pancasila, dilanjutkan salam Pelajar Pancasila, salam D’Bama, tepuk D’Bama  dan salam Merdeka Belajar. Setelah itu pembinaan lima menit dari guru dan terakhir penanaman budaya antri ketika siswa masuk kelas yang dilanjut literasi 15 menit sebelum pembelajaran. Setiap pukul 8 siswa muslim dibiasakan sholat Dhuha. Selain itu 5 menit sebelum masuk dari istirahat pertama dan kedua,  siswa melakukan jumput sampah bersama di sekitar lingkungan kelas.  Setiap pukul 12 siswa muslim dibiasakan sholat dhuhur dan sebelum pulang menyanyikan lagu-lagu daerah.

Wahyu menambahkan dalam KBM, guru mengintegrasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam setiap pembelajaran  di kelasnya masing-masing. Pada kegiatan ekstrakurikuler,  Guru ekstra juga mengintegrasikan P5 kepada siswanya. Untuk mendukung tema Bhinneka Tunggal Ika,  setiap tanggal 28 dan Rabu kedua,  semua siswa dan guru mengenakan seragam pakaian adat. Demikian pula dalam event-event hari besar nasional, semua siswa, guru dan orang tua wakil-wakil dari kelas memakai pakaian adat nusantara dengan kegiatan yang menunjang kebudayaan nasional maupun daerah.

P5 dalam tema gaya hidup berkelanjutan dengan kegiatan budidaya tanaman sumber bahan makanan di lingkungan sekolah dengan fokus utama budidaya dan pemanfaatan bunga telang  (untuk pewarna jenis-jenis makanan dan minuman) serta kegiatan daur ulang sampah plastik sebagai upaya mengurangan limbah sampah plastik.

Dikatakan Wahyu upaya penanaman karakter berhasil dengan adanya perubahan perilaku siswa menjadi lebih baik sesuai harapan serta membudaya. Karakter religius berkembang menjadi rajin  sholat wajib.  Karakter cinta tanah air terlihat ketika siswa menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan sikap sempurna. Sebelum pembiasaan masih sering dilakukan sambil bercanda, dan bahkan tidak hapal teks lagu kebangsaan.

Dijelaskan pula Guru SDN 5 Batursari dipersiapkan dalam Pendidikan yang menanamkan karakter Pancasila melalui kegiatan In House Training (IHT) di awal semester, pembinaan pagi sebelum pembelajaran, refleksi kegiatan setiap hari Sabtu pukul 11.00-12.30 WIB. Menurutnya dalam melaksanakan program penanaman karakter Pancasila, terhambat ketika kurang dukungan orang tua dalam  penanaman karakter relijius.  Selain itu jumlah siswa yang banyak disetiap kelas membuat pengamatan guru kurang maksimal.  Adapun upayanya adalah sosialisasi secara tertulis, media sosial, pertemuan dengan orang tua/wali siswa kaitannya dengan program integrase karakter P5 bagi siswa. Langkah lainnya adalah pengamatan secara bergilir dari guru terhadap perilaku siswa yang berkaitan dengan karakter P5. (Laras)

Bagikan ke:

2 thoughts on “P5 Untuk Membangun Karakter Siswa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *