Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com
KASUS Covid-19 di Kabupaten Sragen terus mengalami lonjakan. Memasuki hari pertama tahun baru 2021, Jumat (1/1/2021) kemarin, kasus Covid-19 mencatat tambahan 4 kasus positif.
Tambahan 4 kasus itu melambungkan kasus Covid-19 Sragen mencapai 2.963 kasus positif. Begitu pun kasus meninggal dunia bertambah 5 orang.
Hal itu terungkap dari data yang dilansir oleh situs resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Sragen, Jumat (1/1/2021).

Berdasarkan data yang dirilis, ada tambahan 4 warga yang terpapar positif Covid-19. Mereka tersebar di beberapa kecamatan.
Klaster keluarga dan kontak erat pasien positif sebelumnya, masih mendominasi tambahan kasus tersebut.
Sekretaris GTPP Covid-19 Kabupaten Sragen Tatag Prabawanto mengungkapkan, tambahan 4 kasus positif itu diketahui positif setelah hasil swab test keluar, Jumat (1/1/2021).
“Kemarin ada penambahan 4 kasus positif. Mayoritas masih hasil tracing dan kontak erat serta klaster keluarga. Yang meninggal tambah 5 kasus meninggal, 3 positif, dan 2 suspek. Hari ini, Sabtu (2/1/2021) saya belum lihat datanya,” ungkap Tatag Prabawanto melalui ponselnya kepada inspirasiline.com, Sabtu (2/1/2021).
Tatag Prabawanto yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen menjelaskan, dari 4 warga positif, sebagian berkondisi tanpa gejala. Namun ada pula yang simptomatis dan dirawat di rumah sakit.
Saat ini tim Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) masih melakukan tracing dan pelacakan, termasuk mendata orang yang kontak erat untuk dilakukan swab test.
Dengan tambahan 4 kasus itu, maka sampai Jumat (1/1/2021), total kasus positif sudah mencapai 2.963 kasus. Rinciannya 270 masih dirawat, 2.586 pasien sembuh, dan 107 meninggal dunia.
Kemudian untuk suspek Covid-19, tercatat sebanyak 457 orang dengan rincian 86 pasien dirawat, 324 sembuh, dan 67 meninggal dunia. Lantas ada 5 warga isolasi mandiri dan 1.110 kontak erat.
Sementara, hingga Jumat (1/1/2021), jumlah total warga yang meninggal tercatat 177 orang. Rinciannya, 67 suspek, 107 positif, 1 ODP asal Jati Sumberlawang, 1 PP balita asal Kedawung, dan satu pasien positif sembuh lalu meninggal asal Sribit Sidoharjo.
Pihaknya sangat berharap, warga makin waspada dan menaati protokol kesehatan, yakni memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.***
