Sragen-Inspirasiline.com. Sebanyak 108 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sragen telah beroperasi optimal tanpa penghentian. Capaian ini mencerminkan kinerja program yang baik dan perlu dijaga melalui penguatan sinergi serta komunikasi antar pihak.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sragen sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sragen, H. Suroto, saat meresmikan SPPG Sambungmacan di Jalan Maospati-Solo, Dusun Tunjungsemi, Desa Bedoro, Kecamatan Sambungmacan, Jumat (27/3/2026). Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan melalui koordinasi yang solid serta penyelesaian persoalan secara proporsional.
“Seluruh SPPG di Sragen sejauh ini berjalan baik tanpa ada yang berhenti. Ini harus kita jaga bersama dengan komunikasi yang kuat. Jika ada kendala di lapangan, sebaiknya dikomunikasikan lebih dulu untuk dicarikan solusi bersama, tanpa mengabaikan aspirasi yang ada,” pesannya.
Selaku perwakilan mitra, Tri Ikhsanudin, menyampaikan operasional SPPG juga diarahkan untuk memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja dan kemitraan lokal. Ia menambahkan, pihaknya mengembangkan pengolahan limbah basah bersama karang taruna setempat menjadi pakan ternak yang hasilnya dapat kembali mendukung rantai pasok SPPG.
“Kami ingin menciptakan siklus ekonomi yang saling terhubung. Limbah diolah menjadi pakan, ternak berkembang, dan hasilnya bisa menyuplai kebutuhan dapur. Ini peluang usaha yang konkret bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Sambungmacan, Haris Nur Kuncoro, menjelaskan dapur tersebut akan melayani 1.804 penerima manfaat dengan dukungan 36 Relawan Dan 3 Staf, serta mulai beroperasi menyalurkan menu basah pada Senin (30/3/2026).
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik sesuai standar. Kami juga terbuka terhadap kritik dan saran agar layanan yang diberikan benar-benar optimal dan memuaskan,” ujarnya. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
