Bulukerto Kembangkan Ternak Sapi Perah

NEWS

Wonogiri-Inspirasiline.com. Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri kini sedang  mengembangkan peternakan sapi perah. Usaha  tersebut diharapkan nantinya dapat menggerakkan perekonomian setempat. Program berbasis Badan Usaha Milik Desa ( BUM Des ) ini terus dipacu Pemerintah Kecamatan Bulukerto sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan serta membuka  peluang penghasilan masyarakat desa.

Kecamatan Bulukerto terdiri 9 desa, kini ada 3 BUM Des yang aktif mengelola usaha sapi perah, yakni Desa, Krandegan, Tanjung, dan Conto. Hal ini membuat Bulukerto merupakan satu-satunya wilayah di Kabupaten Wonogiri yang serius mengembangkan sapi perah dalam skala desa.

Camat Bulukerto monitoring ternak sapi perah.

Camat Bulukerto (Djuwariyah) bersama jajaran pemerintah turun langsung melakukan monitoring ke lokasi peternakan. Dalam kunjungannya ia berharap kepada para peternak terus mengembangkan usaha sapi perah dengan target besar, dan menjadikan Bulukerto sebagai  ” Kampung  Susu ” di Kabupaten Wonogiri.

” Saat ini Kecamatan Bulukerto menjadi satu-satunya wilayah di Kab Wonogiri yang mengembangkan sapi perah, didukung oleh potensi alam  serta peran aktif generasi muda dalam menggerakkan ekonomi desa. Selain itu, usaha ini telah memiliki dasar yang  kuat melalui kerja sama dengan koperasi sapi perah yang menyuplai susu segar ke salah satu produsen susu nasional. Dilansir dari laman resmi Pemkab Wonogiri, Jumat (15/5/2026).

Potensi bisnis susu sapi perah di Bulukerto dinilai sangat menjanjikan. Tingginya kebutuhan susu segar di pasaran ternyata belum mampu memenuhi  jumlah populasi yang ada saat ini. Kondisi  tersebut justru menjadi peluang emas bagi peternak untuk terus memperbesar usaha mereka.

Saat ini populasi sapi perah di Bulukerto tercatat sekitar 50 ekor, terdiri sapi induk, sapi bunting dan pendhet.” jelasnya.

Meski jumlah ternak masih terbatas usaha sapi perah di Bulukerto sudah memiliki kepastian pasar. Para peternak mengaku hasil susu segar mereka langsung terserap sehingga usaha ini dinilai jauh lebih menjanjikan untuk jangka panjang. Tidak berhenti di penjualan susu segar saja, ke depan masyarakat juga didorong untuk mulai mengembangkan produk olahan turunan agar nilai jual semakin tinggi.

Beberapa produk olahan yang berpotensi dikembangkan antara lain ; susu pasteurisasi, yogurt, keju rumahan, Ris krim susu segar, olahan makan berbasis susu.

Langkah ini dinilai mampu membuka lapangan kerja baru bagi warga desa sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Dukungan pemerintah kecamatan, keterlibatan anak muda, hingga kerja sama dengan koperasi susu menjadi modal kuat Bulukerto untuk berkembang menjadi sentra produksi susu terbesar di Wonogiri.

Jika pengembangan terus berjalan, bukan tidak mungkin Bulukerto bakal dikenal luas sebagai kampung penghasil susu sapi perah pertama di Wonogiri dengan potensi ekonomi miliaran dan sektor peternakan desa.

Sumber, foto dok. Aris Arianto Release ( SK/19 ).

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *