Kepala Disdik Gunawan Saptogiri: Orang Tua Perlu Awasi Penggunaan HP Anak Selama PJJ

EDUKASI

Penulis: Laras Gandaningrum
SEMARANG | inspirasiline.com

PENUNDAAN kembali pembelajaran tatap muka (PTM) di Jawa Tengah, karena Covid-19 yang belum mereda, membuat banyak pihak merasa kecewa.

Para guru dan siswa sejatinya sudah ingin bertatap muka untuk melaksanakan pembelajaran di sekolah. Namun banyaknya kasus warga masyarakat yang terpapar Covid-19, mengharuskan dilakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang Gunawan Saptogiri mengatakan, sebenarnya semua sekolah di Kota Semarang, baik tingkat SD maupun SMP telah siap menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM). Namun karena kasus Covid-19 yang terus meningkat, PTM ditunda lagi.

Gunawan mengakui adanya penurunan karakter pada peserta didik, karena harus mengikuti PJJ dalam waktu lama.

“Semakin rendahnya karakter anak sebagai akibat dari pembelajaran yang diberikan secara daring, menyebabkan guru tidak bisa maksimal dalam melakukan fungsinya sebagai pendidik. Sementara di rumah, orangtua banyak yang mengeluh kesulitan dalam menerapkan disiplin kepada anak-anaknya,” tandas Gunawan di kantornya, Senin (4/1/2021).

Dia menegaskan, di masa pandemi ini orangtua semakin dituntut perannya untuk mengawasi putra-putrinya dalam memanfaatkan handphone (HP). Orangtua juga mesti cerdas dalam mengarahkan buah hatinya dalam menggunakan gadget dan seharusnya hanya untuk hal-hal yang bermanfaat.

“Banyaknya berita hoax di media sosial telah merugikan kehidupan masyarakat. Lebih-lebih jika diikuti oleh anak, akan banyak efek negatif yang merugikan perkembangan anak. Untuk itu kami minta para orangtua harus lebih intens mengawasi anak-anaknya dalam memanfaatkan HP. Sebab, dengan bermedia sosial tanpa batas, tidak sedikit anak-anak yang di-bully, sehingga berpengaruh pada kesehatan jiwa mereka,” ujar Gunawan Saptogiri.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *