Sukoharjo-Inspirasiline.com. Peletakan batu pertama pembanguna Pujasera alun-alun Sukoharjo oleh bupati Sukoharjo bersama Muspida yang dilaksanakan pada Kamis (25/6/2026) yang dihadiri oleh Wakil bupati, Muspida, Sekda, para Asisten, OPD, Camat se-Kabupaten, perwakilan PKL, HPP.
Dalam laporannya Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Sumarno menyampaikan bahwa Pujasera ini berada di Jl. Veteran sebelah utara alun-alun Satya Negara yang menempati Ex TK Teladan, kantor Disporapar, dan lapangan tenes. Pujasera ini menempati tanah seluas 4 052 m, luas dasar bangunan 1821 m, koefisien 59 % ruang terbuka hijau 35 %, bangunan satu, jumlah selter 54, ukuran selter 2×3 m dan 3×2,5 m, jumlah oprokan 50 dengan luas 1,5×2 m, jumlah 194 buah jumlah kursi 388 buah.

Adapun pembangunan Pujasera ini dilaksanakan oleh penyedia CV Bandung Bandowoso Sukoharjo dengan konsultan pengawas KSO inti Jaya. Sedangkan pagu anggaran Rp 3 775 900, nilai kontrak Rp 2 922 539. Waktu pengerjaan selama 180 hari kalender yang dimulai dari 22/6 – 18/12- 2026.

Dengan dibangunnya Pujasera ini bertujuan sebagai pusat wisata kuliner dan solusi relokasi yang manusiawi bagi PKL yang memiliki tempat berjualan yang lebih teratur, bersih dan nyaman bagi masyarakat, focus utama dari proyek penataan ini meliputi, penataan ruang yang menjadi bagian setrategis untuk mempercantik wajah kota dan memperindah landskip kenyamanan pengunjung. Jumlah PKL sebanyak 153 yang terdiri 54 pedagang bertenda, 50 pedagang oprokan pagi, dan 49 pedagang oprokan sore.

Sementara itu bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan bahwa pembangunan Pujasera ini merupakan salah satu dari 10 proyek besar Kabupaten Sukoharjo, nantinya para PKL menempati selter yang telah di tata oleh Disdagkop, Pujasera ini dirancang tidak hanya sebagai tempat bejualan PKL melainkan sebagai pusat kegiatan ekonomi yang mampu meningkatkan daya saing usaha para pedagang sekaligus mendukung keberagaman budaya kearifan lokal Sukoharjo.
Keberadaan Pujasera sebagai penggerak roda perekonomian tanpa mengganggu estitika, kebersihan, ketertiban, kelancaran lalulintas yang ada di sekitar alun-alun, dengan adanya Pujasera ini para PKL diharapkan dapat menjalankan usahanya dengan lebih nyaman dan tenang, selain itu pengunjung juga bisa menikmati jajanan dalam suasana yang lebih tertib.

Pembangunan Pujasera ini mengedepankan prisip transparansi, partisipasi, dan keberpihakan kepada masyarakat, dan kepada CV Bandung Bondowoso agar dapat bekerja secara professional pembangunan ini bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati bersama baik dari aspek waktu maupun kualitas bangunan, ini harus komitmen dengan tanpa alasan apapun, kami berharap pembangunan ini harus sesuai dengan kontrak yang telah disepakati, katanya. (prie)
