SRAGEN (inspirasiline.com) Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah Ny. Nawal Arafah Yasin membuka Pelatihan Manajemen Usaha di Aula Gedung SIKK Sragen, Kamis (13/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Kamis (13/8) hingga Jumat (14/8/2026), tersebut diikuti puluhan pelaku usaha. Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Sragen Ny. Linda Sigit Pamungkas, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Sragen Ny. Supami Suroto, serta pengurus TP PKK Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Sragen.
Nawal menekankan pentingnya pelaku usaha beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, pemasaran digital tidak cukup hanya dengan mengunggah produk, tetapi membutuhkan strategi agar usaha mudah ditemukan, menarik perhatian konsumen, hingga menghasilkan penjualan.
“Disrupsi teknologi luar biasa. Kita harus adaptif dan terus mengembangkan usaha. Kalau brand kita tidak muncul di internet, bagaimana orang akan mengenal usaha kita?” ujarnya.

Ia menyebut sedikitnya ada tiga kemampuan yang perlu dikuasai pelaku usaha, yakni mengelola website atau media sosial, membuat iklan dan konten yang mampu menarik konsumen, serta menguasai teknik closing dan membangun hubungan dengan pelanggan.
“Digital marketing tidak hanya selesai setelah posting jualan. Kita juga bisa menghitung berapa orang yang mengakses usaha kita,” jelasnya.
Selain pelatihan manajemen, Nawal memperkenalkan Program Kapulaga, kelompok usaha berbasis keluarga yang diarahkan untuk memperkuat UMKM rumah tangga agar lebih mandiri dan berkelanjutan.
“Kami ingin ada ekosistem dari hulu sampai hilir. Pembentukan dan pengembangan usaha harus disertai pelatihan dan pendampingan,” katanya.
Nawal berharap Kabupaten Sragen dapat menjadi salah satu lokasi praktik Program Kapulaga di Jawa Tengah. Ia juga mengapresiasi TP PKK Kabupaten Sragen yang telah mendukung pelaksanaan program pemberdayaan tersebut.
Sementara itu, Bupati Sragen Sigit Pamungkas menyambut baik pelaksanaan pelatihan tersebut. Ia berharap peserta dapat mengembangkan usaha setelah mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Pelatihan Manajemen Usaha. Semoga dengan pelatihan ini usahanya semakin baik, bisnisnya semakin besar, dan juaranya semakin banyak,” ujar Bupati Sigit Pamungkas.
Bupati juga mendorong peserta memanfaatkan program Juragan Sragen, kompetisi pengembangan usaha yang menyediakan peluang pendanaan hingga ratusan juta rupiah. Program ini ditujukan bagi pelaku usaha yang memiliki rencana pengembangan bisnis dan membutuhkan tambahan investasi.
“Kalau punya rencana pengembangan usaha, tinggal dihitung ingin melebarkan bisnis ke mana, seberapa besar, dan membutuhkan investasi berapa. Itu yang nantinya bisa diajukan dalam kompetisi,” jelasnya.
Selain pendanaan, Pemerintah Kabupaten Sragen juga menyiapkan katalog bisnis untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan calon investor. Katalog akan memuat profil usaha, kebutuhan investasi, rencana pengembangan, dan prospek bisnis.
Menurunya, pelatihan manajemen usaha menjadi fondasi penting untuk memperkuat ekosistem bisnis di Kabupaten Sragen.
“Saya yakin Bapak-Ibu sekalian menjadi kontributor yang sangat besar untuk kesejahteraan dan kemakmuran di Kabupaten Sragen,” tegasnya.
Melalui pelatihan, pendampingan, akses pendanaan, dan perluasan jejaring usaha, Pemkab Sragen berharap semakin banyak UMKM yang mampu tumbuh, naik kelas, dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
