Renungan Hari Pramuka Ke-65, Bupati Sigit Pamungkas Ajak Pramuka Sragen Bergerak Dan Berkarya

NEWS

SRAGEN (inspirasiline.com) Suasana Hening Dan Khidmat Menyelimuti Halaman Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Kamis (13/8/2026) Malam. Bupati Sragen Sigit Pamungkas Memimpin Malam Renungan Dan Ulang Janji Hari Pramuka Ke-65 Tahun 2026.

Kegiatan dihadiri Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Sragen Suwardi, Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sragen Suroto, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Sragen Periode 2016–2021 Dedy Endriyatno, Jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Serta Pengurus Gerakan Pramuka Tingkat Kabupaten Dan Kecamatan.

Selaku Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Sragen, Bupati Sigit Pamungkas  Mengajak Seluruh Anggota Pramuka Menjadikan Malam Renungan Sebagai Momentum Untuk Bersyukur, Mengingat Kembali Perjalanan Pengabdian, Serta Meneguhkan Janji Yang Telah Diikrarkan.

“Malam ini bukan sekadar mengenang perjalanan panjang Gerakan Pramuka. Ini saat bagi kita untuk berhenti sejenak, menundukkan kepala, mengingat kembali janji yang pernah kita ikrarkan dan meneguhkan kembali langkah pengabdian,” ujar Sigit Pamungkas.

Menurutnya, Tri Satya dan Dasa Darma bukan sekadar rangkaian kata, tetapi kompas moral yang menjadi pedoman anggota Pramuka untuk tetap teguh, peduli dan mengabdi di tengah perubahan zaman.

Memasuki usia Ke-65, Gerakan Pramuka dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, memiliki jiwa kepemimpinan, gotong royong, cinta tanah air dan peduli terhadap lingkungan.

Bupati Sigit Pamungkas juga menyoroti tema Hari Pramuka Ke-65, “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.” Menurutnya, Tema tersebut harus diwujudkan melalui aksi nyata.

“Swasembada pangan bukan hanya persoalan produksi beras, jagung, sayuran atau komoditas pertanian lainnya. Swasembada pangan adalah tentang kemandirian Bangsa,” tegasnya.

Sebagai daerah agraris, Sragen memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan. Karena itu, Bupati mendorong Pramuka Sragen turut terlibat melalui pemanfaatan lahan, kebun pangan, pertanian ramah lingkungan, penghijauan, konservasi air, pengolahan hasil pertanian serta edukasi pola hidup mandiri dan berkelanjutan.

“Dari satu gugus depan, lahir satu gerakan. Dari satu kwartir, tumbuh satu kekuatan. Dari Kabupaten Sragen, kita bangun semangat kemandirian untuk Indonesia,” katanya.

Bupati Sigit Pamungkas juga meminta Jajaran Gerakan Pramuka memperkuat koordinasi dari Kwartir Cabang, Kwartir Ranting hingga Gugus Depan. Pemerintah Kabupaten Sragen, lanjutnya, siap mendukung pengembangan Gerakan Pramuka.

Kepada para pembina dan pengurus, Bupati menyampaikan apresiasi atas dedikasi dalam mendidik anggota Pramuka mulai dari Siaga, Penggalang, Penegak hingga Pandega.

“Jangan pernah merasa kecil ketika mendidik satu anak, sebab mungkin dari satu anak itulah kelak lahir seorang pemimpin. Jangan pernah lelah menjadi teladan, karena anak-anak mungkin tidak selalu mengingat apa yang kita katakan, tetapi mereka akan mengingat apa yang kita contohkan,” pesannya.

Menutup amanatnya, Bupati Sigit Pamungkas mengajak Pramuka Sragen untuk tidak hanya mengucapkan janji, tetapi membuktikannya melalui karya dan pengabdian nyata.

“Sragen membutuhkan Pramuka yang bergerak, berkarya, hadir dan memberi solusi.” ucap Bupati.

Ia berharap Gerakan Pramuka Sragen mampu melahirkan generasi yang tangguh, mandiri, berkarakter, gotong royong, mencintai tanah air dan siap menjadi bagian dari generasi emas Indonesia

Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Sragen Suwardi mengatakan Malam Renungan dan Ulang Janji menjadi momentum memperingati hari lahir Gerakan Pramuka sekaligus memperkuat komitmen membina generasi muda.

Rangkaian peringatan Hari Pramuka di Sragen diisi berbagai kegiatan, di antaranya donor darah serentak, ziarah ke makam tokoh Pramuka dan Taman Makam Pahlawan, serta Perkemahan Serentak di seluruh Kwartir Ranting. Perkemahan juga diisi kegiatan pengabdian masyarakat, bakti sosial dan bazar UMKM.

Usai renungan suci dan ulang janji, kegiatan dilanjutkan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan. Tumpeng diserahkan Ketua Kwarcab Sragen Suwardi kepada Wakil Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Sragen Suroto.

Rangkaian peringatan dilanjutkan dengan Upacara Hari Pramuka Ke-65 pada Jumat (14/8/2026) pagi di Alun-Alun Sasana Langen Putra.(Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *