BOYOLALI (inspirasiline.com) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ketawar, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cekel melaksanakan pengecekan tanaman tahun 2025 sebagai bagian dari persiapan kebutuhan rencana penyulaman tanaman pada musim hujan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di petak 65C wilayah RPH Cekel. Rabu(02/09).
Kegiatan ini dihadiri oleh Administratur KPH Telawa, Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Cekel dan Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Cekel Rindang. Kehadiran seluruh unsur tersebut merupakan bentuk sinergi dan tanggungjwab antara Perhutani dan masyarakat dalam menjaga keberhasilan tanaman hutan.

Dalam kegiatannya, Administratur bersama Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis menyusuri area di petak 65 C seluas 9,1 Ha yang merupakan tanaman Jati Plus Perhutani sekaligus melakukan pengecekan kondisi pertumbuhan tanaman tahun 2025 tersebut. Pemeriksaan meliputi tingkat keberhasilan tumbuh, kondisi kesehatan tanaman, serta potensi gangguan seperti hama, penyakit serta dampak musim kemarau yang cukup ekstrim.
Administratur KPH Telawa, Titus Aryanto menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan tanaman ini merupakan langkah penting dalam memastikan kondisi tanaman dimusim kemarau yang cukup ekstrim, sehingga antisipasi persiapan bibit untuk sulaman tanaman tahun ke II bisa ditentukan lebih cepat. “Kami ingin memastikan bahwa tanaman tahun 2025 di semua petak ini memenuhi kriteria yang telah ditetapkan, baik dari segi pertumbuhan maupun kelestariannya. Menyikapi cuaca yang ektrim ini diperlukan inovasi untuk mengurangi kematian tanaman serta upaya swadaya pembuatan bibit persemaian sesuai kebutuhan” ujarnya.
Sementara itu, KRPH Cekel, Ginanjar menyampaikan upaya-upaya yang telah dilakukan guna mengantisipasi kematian tanaman serta memastikan kebutuhan bibit sulaman yang akan ditanam pada musim penghujan siap tanam sesuai kebutuhan. Juga menyampaikan bahwa peran aktif LMDH sangat membantu dalam menjaga tanaman di lapangan. “Sinergi dengan LMDH Cekel Rindang Desa Cekel menjadi kunci keberhasilan dalam pengelolaan hutan, dalam membantu serta menjaga tanaman muda agar tetap aman dari gangguan,” jelasnya.
Ketua LMDH Cekel Rindang Desa Cekel, Kuntomo juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung Perhutani dalam menjaga dan merawat tanaman hutan. “Kami siap bersama-sama para pesanggem di petak 65C menjaga tanaman agar tumbuh optimal dan berhasil dalam penilaian lepas kontrak,” ungkapnya. (jk/W3P)
