Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com
HUJAN deras disertai angin kencang pada Rabu-Kamis (17-18/3/2021) melongsorkan tebing setinggi 9 meter, lebar sekitar 5 meter di Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen.
Tak hanya itu, sejumlah pohon turus jalan juga tumbang dan menutup akses jalan sementara di wilayah Kecamatan Karangmalang dan Kecamatan Sidoharjo.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun dampak dari longsoran dan tumbangnya pepohonan sementara menutup akses jalan warga.
Dampaknya, tanah pekarangan milik Ny Wiwik Winarsih di Dukuh Tawangsari, RT 37, Desa Sambi setinggi 9 meter ambrol ke jalan.

Sumber inspirasilline.com di Kantor Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen menyebutkan, kejadian tebing ambrol itu berlangsung sekitar pukul 23.00.
Saat itu, penghuni rumah sudah tertidur lelap. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari luar rumah.
Setelah dicek, ternyata sebagian pekarangan sudah ambrol ke jalan kampung hingga menutupi akses warga setempat.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sragen Giyanto yang dihubungi inspirasiline.com, Jumat (19/3/2021) mengatakan, pagi tadi warga sekitar tanah longsor di Dukuh Tawangsari, Desa Sambi, Kecamatan Sambirejo dan warga sekitar pohon tumbang, termasuk turus jalan di Gambiran, Saradan Karangmalag dan Paihan, Sidoharjo, langsung melakukan kerja bakti agar jalan bisa kembali dilalui.
Giyanto mewakili Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sragen Sugeng Priyono mengingatkan, warga di Bumi Sukowati supaya tetap waspada di musim hujan ini dan segera melaporkan jika suatu daerah terkena musibah, baik tanah longsor, pohon tumbang, maupun musibah lain.***
