Bupati Sragen Yuni Sukowati: Semua Desa Sudah Zona Hijau

NEWS

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

BUPATI Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyatakan, saat ini semua desa di wilayah Kabupaten Sragen sudah masuk zona hijau Covid-19.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tetap menghormati kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) yang memperpanjang pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro sampai 5 April 2021.

“PPKM hari ini diperpanjang lagi. Sebenarnya saya ingin kepala daerah se-Soloraya ini mau dibagaimanakan, supaya ekonomi agar segera tumbuh. Kalau begini terus kan gimana? Di Sragen ini semua desa sudah zona hijau,” ungkapnya kepada wartawan di Sragen, Minggu (28/3/2021).

Yuni, sapaan akrab Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, pelaksanaan PPKM memang menghambat roda ekonomi dan aktivitas kemasyarakatan.

Selama ini sudah hampir setahun, beberapa kegiatan seperti car free day (CFD) dan car free night (CFN) terpaksa ditiadakan.

Padahal memasuki Bulan Ramadan, biasanya banyak kegiatan UMKM yang tumbuh subur.

Di sisi lain, orang nomor satu di Bumi Sukowati ini mengatakan, saat ini Pemkab juga sudah ancang-ancang melakukan kajian dan persiapan untuk membuka kembali aktivitas belajar-mengajar di sekolah.

Kemudian kegiatan hajatan juga sudah diperbolehkan, meskipun harus mbanyu mili dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Untuk kegiatan pendidikan, daerah yang sudah zona hijau nantinya akan didulukan untuk menggelar pendidikan tatap muka (PTM) di sekolah.

“Besok itu ada satu SD, 1 PAUD, 1 TK, 1 SMP yang ditunjuk ujicoba tatap muka,” ujarnya.

Pelaksanaan PTM akan digelar secara bertahap dan saat ini teknisnya tengah digodok oleh dinas terkait dan Satgas Covid-19.

Namun sebagai gambaran, nantinya sekolah hanya dibuka tiga hari dulu, sedang tiga hari lainnya libur atau belajar daring.

“Nanti diatur begitu biar bisa bergantian,” tuturnya.

Sebelumnya, Pemprov Jateng menilai, adanya PPKM Mikro telah menunjukkan hasil positif. Hal itu dapat dilihat terus berkurangnya zona oranye di tingkat Rukun Tetangga (RT). Bahkan sudah tidak ada lagi wilayah RT yang masih zona merah.

Perkembangan tersebut sebagaimana diungkapkan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Prasetyo Aribowo, seraya mengumumkan perpanjangan PPKM Mikro hingga 5 April 2021.

“Perkembangan PPKM Mikro di Jawa Tengah menunjukkan hasil positif. Hingga minggu ke-11 ini, tidak ada lagi RT yang masuk dalam zona merah. Sementara, RT dengan zona oranye berkurang dua RT hingga menyisakan 18 RT. Untuk zona kuning juga menurun sebanyak 344 RT, dan zona hijau meningkat 1.348 RT,” bebernya, dikutip inspirasiline.com dari laman resmi jatengprov.go.id, Rabu (24/3/2021).

Prasetyo Aribowo menjelaskan, perpanjangan PPKM kabupaten/kota dan PPKM Mikro desa/kelurahan diberlakukan 23 Maret hingga 5 April 2021, terintegrasi dengan Jogo Tonggo.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *