SMPN 1 Sukoharjo Siap Gelar Uji Coba PTM

EDUKASI

Penulis: Supriyani 
SUKOHARJO | inspirasiline.com

DINAS Pendidikan Sukoharjo menunjuk empat sekolah untuk melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tahap pertama, mulai awal April mendatang. Keempat sekolah tersebut adalah SMAN 1, SMKN 1, MAN, dan SMP Negeri 1 Sukoharjo.

KALANGAN guru menjalani vaksinasi Covid-19 jelang uji coba PTM.

Plt Kasek SMPN 1 Sukoharjo Suratman mengatakan, pihaknya telah melakukan segala persiapan terkait protokol kesehatan (prokes) dan infrastruktur, sesuai rencana PTM yang akan dilaksanakan 5-16 April 2021, untuk siswa kelas VIII.

“SMPN 1 Sukoharjo sudah siap untuk uji coba PTM. Sebelumnya sudah kami adakan sosialisasi kepada orang tua wali dan mereka sangat setuju agar putra-putrinya segera masuk sekolah dengan pembelajaran tatap muka di sekolah secara langsung,” ungkap Suratman saat dihubungi melalui ponselnya, Senin (28/3/2021).

Sebelum memulai uji coba PTM, Suratman menambahkan, pihaknya sudah mempersiapkan segala infrastrukturnya, seperti prokes yang merupakan harga mati. Siswa dan guru harus selalu memakai marker selama PTM, sebelum masuk kelas harus cuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan menjaga jarak.

“Kami di dalam kelas, satu rombongan belajar (rombel) hanya 16 siswa, walaupun aturan dari provinsi, satu rombel maksimal 18 siswa. Sekolah juga menyiapkan thermogun untuk mengecek suhu tubuh siswa. Siswa bisa masuk kelas harus bersuhu tubuh di bawah 37 derajat Celcius,” terangnya.

Untuk SDM, sebanyak 67 orang guru dan karyawan sudah mengikuti vaksinasi Covid-19.

“Sesuai aturan dari Dinas Pendidikan provinsi, PTM dimulai pukul 08. Namun kami pukul 07.30 sudah standby. PTM kami gelar selama dua jam tanpa jeda atau tanpa istirahat. Anak-anak kami harapkan membawa minuman sendiri dari rumah, bisa juga membawa makanan ringan, sehingga nanti pas pergantian guru anak-anak bisa memanfaatkan waktu untuk minum/makan makanan ringan,” bebernya.

Kepada orang tua wali yang rumahnya jauh, pihak sekolah meminta agar mereka melakukan antar-jemput putra-putrinya selama mengikuti PTM. Sedangkan bagi anak yang rumahnya dekat, boleh membawa sepeda sendiri, namun tetap jaga jarak dengan yang lain.

“Persiapkan putra-putri Anda untuk selalu menjaga kesehatan, hindari minum dingin supaya tetap sehat, sehingga uji coba bisa berjalan lancar. Jangan beri kelonggaran anak untuk bergerombol atau grudak-gruduk. Kalau sudah selesai PTM, ya harus langsung pulang ke rumah masing-masing,” tegasnya.

“Ya, kami sangat berharap kerja sama antara orang tua/wali, siswa, dan guru untuk selalu mamatuhi prokes dalam pelaksanaan simulasi PTM, agar bisa berjalan lancar, “ pungkasnya.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *