Alpukat Kendil-Durian Musangking Kuatkan Sabuk Gunung

INSPIRASIANA

Penulis: Budhy HP | Editor: Dwi NR
TEMANGGUNG | inspirasiline.com

Gerakan penghijauan lereng Gunung Sumbing ini dimulai dari lingkungan warga setempat, di mana setiap kepala keluarga (KK) mendapatkan 5 batang bibit alpukat kendil dan 1 batang bibit durian musangking untuk ditanam di ladangnya.
KEPALA Desa Malangsari Kirwiyono memulai gerakan penghijauan Sabuk Gunung dengan penanaman perdana bibit pohon buah alpukat kendil.

TANAMAN alpukat dan durian diyakini mampu mendukung konservasi lingkungan hidup dari program Sabuk Gunung yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Temanggung.

Sabuk Gunung merupakan program Pemkab Temanggung dalam upaya meningkatkan pelestarian lingkungan di kawasan lereng Gunung Sumbing, Sindoro, dan Gunung Prau dengan bentuk konservasi lingkungan hidup. Salah satu terapannya adalah penanaman ribuan bibit tanaman alpukat dan durian yang dilakukan di Desa Malangsari, Kecamatan Bulu.

Gerakan peduli lingkungan hidup di Desa Malangsari ini dilakukan untuk mewujudkan Masyarakat Unggul Sejahtera dengan Tani Pekarangan dan Desa Bebas Sampah (Mustika Desa), yaitu merupakan program pemberdayaan masyarakat.

KAPOLSEK Bulu mendukung gerakan penghijauan dengan menanam alpukat kendil di lereng Gunung Sumbing.

Gerakan penghijauan lereng Gunung Sumbing ini dimulai dari lingkungan warga setempat, di mana setiap kepala keluarga (KK) mendapatkan 5 batang bibit alpukat kendil dan 1 batang bibit durian musangking untuk ditanam di ladangnya.

Penanaman perdana secara simbolis dilakukan oleh Camat Bulu, Kapolsek, Danramil, dan Dinas Perumahan Rakyat Konservasi Pelestarian Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Temanggung, sekaligus memperingati Hari Bumi Sedunia, Minggu (25/4/2021).

Gerakan penghijauan di Desa Malangsari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung dilaksanakan pemerintah desa, jajaran perangkat desa, kader penggerak desa, bersama masyarakat untuk menanam alpukat dan durian.

DANRAMIL Bulu dan petugas DPRKPLH Temanggung memberikan semangat untuk sukseskan gerakan tanam pohon buah.

Program pemberdayaan masyarakat untuk pelestarian lingkungan ini dibiayai APBDes tahun 2021 sebesar Rp 75.600.000.

Kepala Desa Malangsari Kirwiyono mengatakan, program Sabuk Gunung dimulai dengan menghijaukan jalan lingkar desa yang dibangun tahun 2020, untuk peningkatan akses jalan desa. Temanya sesuai dengan tema Hari Bumi Sedunia, yaitu “Restore Our Earth” atau Pulihkan Bumi Kita.

“Di tepi kiri dan kanan jalan lingkar desa kita tanami dengan tanaman buah alpukat dan durian, dengan tujuan agar lingkungan desa menjadi hijau, masyarakat bisa petik buah alpukat yang kaya sumber protein, dan makan durian tidak perlu memburu keluar desa,” tandasnya.

Setelah lingkungan desa menjadi hijau dengan pola tani pekarangan, maka akan tercapai program Mustika Desa terpadu dengan gerakan desa bebas sampah.

Jenis Unggul
APBDes dengan pagu dana Rp 80.000.000, direalisasi untuk pengadaan bibit tanaman sebesar Rp 75.600.000. Jumlah tanaman yang disiapkan adalah 1.600 batang bibit alpukat dan 312 batang bibit durian.

Selain untuk turus jalan, tanaman juga dibagikan kepada warga 5 bibit alpukat dan 1 bibit durian setiap KK.

“Kedua jenis tanaman buah itu bibit unggul, yaitu durian musangking dan alpukat kendil, yaitu alpukat yang berasal dari persilangan antara jenis alpukat Kendal dan alpukat Gunungpati. Keunggulan alpukat kendil ini, di antaranya memiliki ukuran jumbo sebesar telapak tangan orang dewasa,” jelasnya.

Camat Bulu Panca Pastiyanto usai melakukan penananam perdana secara simbolis mengatakan, program Sabuk Gunung harus dimulai dari sekarang. Sebab, kondisi lereng Gunung Sumbing yang sudah bertahun-tahun ditanami tembakau harus dihijaukan kembali agar bahaya banjir tidak mengancam.

“Penghijauan harus dimulai dengan kesadaran warga masyarakat. Bukan sekadar menanam saja, tapi harus diikuti dengan pemeliharaannya, agar tanaman tumbuh subur dan kelak mencapai hasil yang diinginkan,” paparnya.

Dalam momentum Hari Bumi di Desa Malangsari ini, Kapolsek Bulu dan Danramil Bulu ikut mendukung kegiatan dengan hadir ke lokasi untuk menanam secara simbolis bibit alpukat dan durian musangking.

Selain itu, DPRKPLH Kabupaten Temanggung juga ikut mendorong gerakan pilah sampah, penanaman pohon, dan membuat biopori/resapan air hujan, serta mengangkut seluruh sampah hasil kegiatan pungut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.***

Bagikan ke:

1 thought on “Alpukat Kendil-Durian Musangking Kuatkan Sabuk Gunung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *