Warga Desa Suwatu Keluhkan Jalan Rusak, Lima Tahun Tak Diperbaiki

NEWS

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

WARGA mengeluhkan jalan desa penghubung Desa Suwatu-Desa Gawan, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen sepanjang 1,5 kilometer yang rusak parah, berlubang lebar dan dalam, karena sudah lebih dari lima tahun tak juga diperbaiki.

“Sebenarnya tinggal 1,5 km, kenapa tidak dilanjutkan? Jalan dari Desa Gawan arah Desa Suwatu sudah dicor halus, namun tinggal kira-kira 1,5 km kok tidak sekalian dicor beton, kenapa? Kan tinggal kisaran 1,5 km,” ungkap Sugeng (55), warga Desa Suwatu kepada inspirasiline.com di Balai Desa Suwatu, Selasa (15/12/2020).

KUBANGAN lebar penuh air yang menganga di jalan desa penghubung Desa Suwatu-Desa Gawan, kerap mencelakakan pengendara dan pengguna jalan lainnya.

Karena jalan berlubang dalam, mobil sedan tidak berani lewat. Kondisinya memang sangat memprihatinkan saat hujan deras, jalan tertutup kubangan air setinggi 30 cm. Padahal jalan itu sudah lama sekali rusak. Yang ditanyakan, kenapa tinggal segitu saja, tidak dicor sekalian,” ujar Sabar (43), warga yang lain.

Sabar menceritakan, para pengendara sepeda motor sering terjatuh saat melintas di kubangan. Sebab, saat hujan, pengendara mengira jalanan rata, ternyata berlubang dalam.

Sabar meminta Pemerintah Kabupaten Sragen segera memperbaiki, meski hanya diuruk sirtu saja, agar rata, untuk menutupi lubang jalan.

“Padahal anggota Dewan dari Kecamatan Tanon banyak, tapi kok ya pura-pura tidak tau jalan rusak sudah parah begitu,” beber Karsini (53), warga Ngijo RT 14, Desa Suwatu.

Sri Wahono (54), warga Tangen yang kebetulan bertemu inspirasiline.com di Balai Desa Suwatu, Selasa (15/12/2020) siang juga mengeluhkan kerusakan jalan Gawan-Suwatu yang sudah rusak lima tahunan lebih belum diperbaiki.

“Wah, parah. Kebetulan tadi saya lewat, sangat memprihatinkan. Kalau tidak hati-hati dan pelan melalui jalan itu, bisa terjungkal,” keluhnya.

Saat hendak dikonfirmasi, Kepala Desa (Kades) Suwatu Mahmudi Tohpati tidak berada di tempat.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sragen Marija yang dihubungi inspirasiline.com tidak mengangkat ponselnya.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *