Pasangan EA Segera Ditetapkan sebagai Pemenang Pilkada Sukoharjo 2020

NEWS

Penulis: Supriyani
SUKOHARJO | inspirasiline.com

PASANGAN Calon Bupati-Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) pemenang Pilkada Sukoharjo 2020, Etik Suryani-Agus Santosa (EA) bakal ditetapkan pertengahan Januari 2021.

Penetapan cabup-cawabup terpilih menunggu Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkmah Konstitusi (MK) yang terbit 18 Januari 2021.

Penetapan cabup-cawabup terpilih itu sesuai PKPU No 5/2020 tentang Tahapan Program serta jadwal Pilkada 2020.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo telah merampungkan pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilkada.

Pasangan EA bakal menjadi Cabup-Cawabup terpilih Pilkada Sukoharjo, karena unggul dengan perolehan suara 266.500 atau 53,34 persen.

Sementara lawannya, Pasangan Joko “Paloma” Santosa-Wiwaha Aji Santosa (Joswi) atau Joswi meraup 233.108 suara atau 46,66 persen.

Konsultasi KPU-MK
Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Sukoharjo Ita Efiyati mengatakan, MK bakal menerbitkan BRPK pada 18 Januari 2021.

Hal ini sesuai hasil konsultasi KPU RI dengan MK, beberapa waktu lalu. Setelah KPU menerima BRPK dari MK, maka penetapan cabup-cawabup terpilih baru bisa dilaksanakan, termasuk Sukoharjo.

“BRPK yang diterbitkan MK menjadi landasan hukum penetapan pasangan cabup-cawabup terpilih. Informasi yang saya terima, MK bakal menerbitkan BRPK pada 18 Januari 2021,” katanya, Senin (28/12/2020).

Ita menyebut, sesuai Peraturan MK No 8/2020 tentang Tahapan Kegiatan Jadwal Penanganan Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, persiapan registrasi pencatatan permohonan ke dalam e-BRPK dilakukan 6-15 Januari 2021.

Sedangkan pencatatan ke dalam e-BRPK dilakukan pada 18 Januari 2021.

Sementara pelaksanaan penetapan pasangan cabup-cawabup terpilih, termasuk Sukoharjo maksimal lima hari setelah KPU menerima BRPK dari MK.

“Hal ini diatur dalam PKPU No 5/2020 tentang Tahapan Program serta Jadwal Pilkada 2020. Kami diberi waktu maksimal selama lima hari untuk menetapkan pasangan cabup-cawabup terpilih setelah menerima BRPK dari MK,” ujarnya.

baca juga:  Kantongi Rp 5 Miliar Lebih, Mantan Kades Calo CPNS Diringkus

Saat ini, KPU Sukoharjo pasif menunggu keputusan MK untuk menetapkan pasangan cabup-cawabup yang meraup suara terbanyak dalam Pilkada 2020.

Secara umum, pelaksanaan tahapan lanjutan pilkada berjalan lancar, meski masih pandemi Covid-19.

Tingkat partisipasi pemilih maupun tingkat kepatuhan pemilih dalam menjalankan protokol kesehatan di lokasi tempat pemungutan suara (TPS) cukup tinggi.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada para stakeholders yang mendukung pelaksanaan pesta demokrasi terbesar Sukoharjo,” ungkapnya.

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda menyatakan, bakal berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sukoharjo untuk memelihara data pemilih berkelanjutan.

Langkah ini dilakukan untuk memperbarui data pemilih guna memudahkan proses pemutakhiran daftar pemilih pada pemilu selanjutnya.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *