Peduli Penderitaan Sinden Suji Mentir, TKI Taiwan Kirim Donasi

INSPIRASIANA

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

KISAH penderitaan sinden kondang Sragen, Sujiati alias Suji Mentir (67) yang ditulis media, mendadak viral dan menjadi sorotan.

Tak hanya di wilayah sekitar, berita kondisi kesehatan Suji Mentir memburuk juga ramai diperbincangkan sampai luar negeri.

KEPONAKAN Suji Mentir menunjukkan amplop berisi uang bantuan dari hamba Allah, TKI di Taiwan.

Hebatnya, dari kabar derita legenda hidup seniwati asal Desa Tegalrejo, RT 10, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen itu langsung menggerakkan sejumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Taiwan untuk menggalang donasi.

Bahkan TKI di Taiwan yang berasal dari Ponorogo, Jawa Timur langsung mengirimkan donasi untuk disumbangkan ke Suji Mentir.

Bantuan uang tunai itu dikirimkan ke rekening wartawan di Sragen dan kemudian baru diserahkan ke Mbah Suji di kediamannya, Selasa (19/1/2021).

Namun, TKI itu meminta tidak usah disebutkan identitasnya. Dia hanya meminta disebutkan bantuan itu dari hamba Allah.

Sosok TKI itu mengaku tergerak membantu karena terenyuh melihat kondisi Mbah Suji saat ini.

“Mas, saya minta tolong mau kirim uang buat Bu Sujiati Sinden. Bilang aja dari hamba Allah di Taiwan sudah cukup. Saya cuma minta doa restunya saja biar saya selalu bisa membantu orang lain. Cukup itu saja yang saya minta, Mas,” ujar TKI itu melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.

Setelah itu, hamba Allah tersebut kemudian mengirimkan uang tunai ke rekening dan uang langsung diserahkan ke keluarga Mbah Suji.

Nyoi Prawati (22), anak angkat Suji Mentir saat menerima uang donasi TKI Taiwan mengucapkan banyak terimakasih. Dia mengaku terenyuh ada TKI di luar negeri yang peduli terhadap ibunya.

Allhamdulillah, terimakasih pada mas atau mbak yang berada di Taiwan. Semoga kebaikannya dibalas sama Allah. Semoga dilancarkan rezekinya dan selalu dipermudah segala urusannya,” ucapnya.

baca juga:  Dua Siswa SMP Negeri 1 Sragen Juara I Kompetisi Matematika Terbuka Kabupaten 2020

Hal senada disampaikan oleh Mas Urip, keponakan Suji Mentir yang ikut mewakili menerima donasi. Dia sangat kaget, karena kabar kondisi bibinya itu sampai terdengar di luar negeri.

“Terimakasih banyak untuk panjenengan yang ada di sana sudah membantu kondisi budhe yang seperti ini. Mudah-mudahan panjenengan yang di sana selalu dimurahkan rezekinya. Kami dari keluarga mengucapkan matur nuwun sanget,” ungkapnya.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *