Dialog Radio, DPRD Jateng Sampaikan Kebijakan Penanganan Covid-19

NEWS

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah memanfaatkan dialog melalui siaran Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Buana Asri FM Kabupaten Sragen dan Radio Asri Sragen untuk menjaring aspirasi masyarakat pada masa pandemi Covid-19.

Dialog yang berlangsung empat hari itu dimulai sejak Kamis (18/2/2021) hingga Minggu (21/2/2021) besok, mengambil tema terkait kebijakan penanganan Covid-19.

Hari kedua dialog, Jumat (19/2/2021), tema “Perkembangan Covid-19 di Jawa Tengah” menghadirkan narasumber Wakil Ketua Komisi Sriyanto Saputro, anggota Komisi E, Joko Purnomo, dan anggota Komisi D, Untung Wibowo Sukowati.

Joko Purnomo menyampaikan bahwa kegiatan talkshow yang disiarkan melalui radio itu baru kali pertama dilakukan di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

“Jadi, ini dalam rangka membantu program pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19. Kami juga mengurangi kegiatan kunjungan DPRD ke beberapa luar daerah. Kita fokus ke dapil masing-masing untuk menyapa warga masyarakat,” ungkapnya.

DPRD Provinsi Jawa Tengah, kata Joko Purnomo, tengah menggalakkan sosialisasi protokol kesehatan. Di mana penanganan Covid-19 berjalan dan di satu sisi lagi roda kehidupan ekonomi masyarakat bisa berjalan.

Untuk itu, pihaknya berpesan kepada masyarakat Sragen untuk selalu taat protokol kesehatan di mana pun berada, meskipun kasus Covid-19 di Jawa Tengah sudah melandai pasca-pelaksanaan PPKM Mikro dan vaksinasi Covid-19 tahap satu.

“Walaupun saat ini kasus Covid-19 mulai melandai dan mulai turun, masyarakat harus tetap waspada tidak boleh lengah,” harapnya.

Wakil Ketua Komisi C Sriyanto Saputro menyatakan, DPRD Provinsi Jawa Tengah siap mem-backup program dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, termasuk refocussing anggaran tahun 2021.

“Anggaran-anggaran yang tidak terserap atau tidak penting, seperti kunjungan ke luar negeri atau luar daerah sudah full kita refocussing untuk penanganan Covid-19, termasuk program penanganan dampak Covid-19, seperti program Jogo Tonggo,” ujar Sriyanto. “Selama refocussing itu bermanfaat untuk masyarakat, kami sepakat,” imbuhnya.

Sementara anggota Komisi D, Untung Wibowo Sukowati mengatakan, kegiatan dialog interaktif melalui siaran radio ini selain menyampaikan program pemerintah, juga sekaligus ingin menampung masukan masyarakat.

Dia berharap, kegiatan seperti ini tidak hanya berlangsung saat pandemi saja, tapi bisa berkelanjutan sebagai media dalam menyampaikan sosialisasi kebijakan pemerintah.

“Bisa menghidupkan kembali media radio sekaligus berkomunikasi dengan masyarakat. Mengingat, radio masih banyak peminatnya di Sragen,” ujarnya.***

Bagikan ke:

4 thoughts on “Dialog Radio, DPRD Jateng Sampaikan Kebijakan Penanganan Covid-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *