Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com
HUJAN deras yang tgerus mengguyur beberapa hari terakhir dan banjir akibat sungai meluap menimbulkan jalan rusak dan muncul jeglongan atau lubang di hampir semua ruas jalan yang ada di Bumi Sukowati.
Tak sedikit ruas jalan provinsi, kabupaten hingga desa di Sragen mengalami kerusakan, seperti di ruas jalan Solo-Sragen dari wilayah Kecamatan Masaran-Kecamatan Sidoharjo dan jalan Solo-Purwodadi yang berada di Kecamatan Kalijambe-Sumberlawang.
Hampir semua titik di ruas jalan itu kini mirip “jeglongan sewu” seperti beberapa tahun lalu yang sempat viral dan jadi “objek wisata jeglongan sewu.” Nyaris tak ada lagi celah jalan yang mulus akibat beberapa kali tergenang banjir setinggi 20-50 cm.
Jalan penghubung antarkota tersebut bahkan ramai diperbincangkan di media sosial (medsos). Sejumlah akun medos turut membagikan momen-momen banjirnya jalan tersebut.
Sejumlah kendaraan ketika mencoba menerobos, akhirnya mogok. Banjir ini diperparah dengan kondisi jalan yang sudah memprihatinkan. Hampir di seluruh bagian jalan berlubang dan digenangi air ketika hujan.
Menyikapi hal itu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan, DPU Provinsi Jawa Tengah sudah melakukan identifikasi jalan dan segera diperbaiki.
“Jalan di wilayah Kalijambe yang terendam ketika hujan, dari DPU provinsi sudah minta untuk identifikasi. InsyaAllah segera diperbaiki,” kata Yuni, sapaan karib Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati kepada inspirasiline.com, Minggu (21/2/2021).
Sementara untuk jalan kabupaten yang berlubang, Yuni mengaku sudah meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sragen segera mengidentifikasi dan akan segera melakukan penutupan sementara.
Menurutnya, penutupan sementara adalah langkah yang bisa dilakukan saat ini. Jika dilakukan penambalan saat ini, dengan intensitas hujan masih tinggi akan kembali rusak.
“Jalan kabupaten sedang diindentifikasi dan kalau kita melakukan penambalan sekarang dengan curah hujan yang masih cukup tinggi itu nanti akan rusak kembali. Yang bisa kita lakukan adalah menimbun tapi hanya sementara, sebelum nanti terang-terangan kita lakukan perbaikan yang lebih baik,” lanjutnya.
Menjawab pertanyaan gerakan tutup lubang oleh masyarakat, Yuni mengatakan, tidak semua jalan di Sragen jelek dan tidak perlu sampai ada gerakan seperti itu.
Yuni mengatakan, DPUPR Sragen masih bisa meng-handle dan tidak perlu mengerahkan warga seperti gotong royong untuk menutup lubang di jalan.
“Hari ini DPU akan laporan lengkap berapa ruas jalan yang berlubang dan perlu penanganan segera,” tandasnya.
Sementara itu, menanggulangi banjir di wilayah Sungai Mungkung, Yuni menyampaikan, sudah mengajukan ke Balai Besar untuk melakukan pengerukan.
“Kita mengusulkan, mengingatkan, dan alhamdulillah hari ini kita sedang mengidentifikasi. Karena itu harus kita minta tolong mereka dan itu kewenangan mereka,” ujarnya.
Bagi rumah yang terdampak banjir, Yuni mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen akan membantu distribusi logistik, paling tidak sembako untuk warga yang terdampak banjir.***

Vous pouvez également personnaliser la surveillance de certaines applications, et il commencera immédiatement à capturer régulièrement des instantanés de l’écran du téléphone.
Your articles never disappoint Thank you for sharing your knowledge! IDProperticom
Tetap semangat dalam berkarya, informasinya sangat bermanfaat. Dari : IDProperti.com | Pasang Iklan Properti Gratis