1.180 Calhaj tahun 2020 kemungkinan akan diberangkat tahun 2021

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Kabar baik bagi Calon Haji ( Calhaj ) di Bumi Sukowati Kementerian Agama ( Kemenag)  Kabupaten Sragen mengisyaratkan kemungkinan besar tahun 2021 ini pemberangkatan Calhaj bisa dilaksanakan.

Terkait hal itu, Kemenag kini terus mengintensifkan persiapan untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu Arab Saudi memberikan sinyal hijau.

Kepala Kemenag Sragen, Hanif Hanani mengatakan kabar terbaru dari Menteri Agama memang mengatakan kemungkinan tahun ini bisa berangkat ibadah haji.

Hal itu juga melihat persiapan Arab Saudi yang sudah memberi sinyal untuk membuka pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

“Sudah ada pengumuman dari Arab Saudi kelihatannya sudah membuka untuk tahun ini. Kemarin Pak Menteri juga sudah kemungkinan tahun ini berangkat,” Ungkap Hanif Hanani saat ditemui Inspirasiline.com di ruang kerjanya, Kamis (25/3/2021).

KEPALA Kantor Kemenag Sragen Hanif Hanani.

Hanif Hanani menjelaskan jika nanti jadi berangkat, maka jemaah yang berangkat adalah jemaah tahun 2020. Mereka mengisi keberangkatan karena tahun kemarin ibadah haji ditiadakan akibat pandemi covid-19 masih tinggi.

Menurut data di Kemenag, ada 1.180 jemaah Calon Haji yang sudah disiapkan untuk menghadapi pemberangkatan tahun ini.

“Kita sudah menyiapkan jemaah haji tahun 2020 ada 1180 jemaah. Kita siapkan semuanya baik paspornya, juga dokumen-dokumen lainnya,” Ujarnya.

Termasuk manasik haji, juga terus dilakukan meskipun harus digelar secara daring atau virtual.

Manasik dilakukan di tiap kecamatan yang dipandu oleh seksi haji. Ada tiga narasumber yang memandu secara terjadwal melalui zoom meeting.

“Insya Allah kita sudah siap. Kemungkinan besar bisa berangkat. Untuk paspor sudah kita distribusikan, yang kedaluwarsa pun sudah diperbaiki. Hampir mendekati lengkap, jadi ketika Arab sana membuka, maka kita sudah tuntas,” tandasnya.

Petugas di Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh, Fandi Adia Tama menambahkan sebagai persiapan, para Calhaj yang berusia di atas 50 tahun juga sudah menjalani vaksinasi Covid-19.

baca juga:  Car Free Day Ajang Jalin Silaturahmi Dengan Masyarakat

Dari data, ada 486 Calhaj yang masuk kategori lansia dan sejauh ini tinggal 60 orang yang belum tervaksin. Hari ini vaksinasi dilakukan terhadap sekitar 240 lansia dari pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB.

“Karena dari pihak Arab Saudi juga mewajiban vaksin makanya kita juga mulai lakukan vaksin. Untuk yang 60 orang, secepatnya nanti divaksin. Kita terus koordinasi dan masih menunggu konfirmasi dari Dinas Kesehatan. Karena kemarin ada problem yang tensi tinggi dan ada penyakit gula serta positif belum ada tiga bulan, sehingga harus ditunda,” Ujarnya ( Sugimin/17 )

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *