Penulis: Laras W Gandaningrum | Editor: Dwi NR
SOLO | inspirasiline.com
Dari sekian banyak trofi yang dikoleksi, siswi kelahiran 23 Maret 2006 ini menyebut, 2019 menjadi tahun panen prestasi baginya.

KARATE telah menjadi bagian dari kehidupan Luvena Milano Setiyaka. Putri pertama dari pasangan Jangkung Setiyaka-Ismaini Indriastuti ini mengenal olahraga beladiri itu sejak berusia empat tahun, yaitu dari kakak sepupunya yang saat itu sering berlatih di depan rumahnya.
Dari melihat setiap hari, akhirnya Luvena mantap menjadikan karate sebagai ruang berekspresi dan meraih prestasi.

Dihubungi melalui ponselnya, Jumat (16/4/2021), Luvena mengaku, setiap hari selalu berlatih di Stadion Manahan Solo, yakni selama dua jam pagi dan dua jam sore.
Tercatat sebagai siswi Kelas IX SMP Negeri 1 Surakarta, gadis yang punya semangat tinggi dalam menekuni beladiri karate ini, saat berusia 14 tahun, telah sukses mengharumkan Indonesia berkat raihan dua gelar juara di Coupe Internationale De Kayl di Luxemburg.

Ketekunan Luvena berlatih mengantarkannya pada barisan atlet berprestasi. Meski kedua orangtuanya bukan dari komunitas karateka, gadis berpostur 165 cm/51 kg ini bisa membuktikan bahwa kesungguhannya menekuni beladiri mampu mengumpulkan beragam kejuaraan, mulai dari tingkat kota sampai internasional.
Dari sekian banyak trofi yang dikoleksi, siswi kelahiran 23 Maret 2006 ini menyebut, 2019 menjadi tahun panen prestasi baginya.

Di tahun itu, pada O2SN, Luveba meraih Juara I Putri Kategori Kumite dan Juara II Kata Putri, serta Juara I Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) SMP dan Juara III Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).
Kejuaraan tersebut mengantarkan Luvena mewakili pelajar Indonesia di tingkat internasional di Coupe Internationale De Kayl, di Luxemburg. Di kejuaraan dunia ini, siswi penyuka Mata Pelajaran (Mapel) Matematika ini meraih Juara I Kumite dan Juara II Kata Female U14.

Pada 2020, pada Kejuaraan Piala Dandim 0818 se-Jawa-Bali di Malang, Luvena kembali unjuk prestasi. Dia meraih Juara I Kumite Kadet Putri, Juara II Kata Perorangan, dan Juara Best of the Best Kumite Pemula.
Selanjutnya, di tahun yang sama, meraih Juara II Kejurnas Inkai di Jakarta, Juara II Kejuaraan Indonesia Virtual Karate Championship, dan Juara II Kata Perorangan Bekasi Open.
Dari ajang Sumpah Pemuda Virtual Karate Champhionship Oktober 2020, Luvena semakin piawai di arena lomba. Dia memborong tiga kejuaraan sekaligus, yakni Juara I Kata Perorangan Kadet Putri, Juara I Kata Beregu Kadet Putri, dan Juara I Kumite Kadet Shadow Putri.
Karateka yang bercita-cita menjadi seorang dokter ini mengaku, berederat prestasi yang berhasil dikoleksinya itu berkat arahan guru-gurunya.
“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada para pendidik yang tidak pernah lelah dalam melatih dan membimbing saya, yakni dari KKO SMP Negeri 1 Surakarta, Inkai Cabang Surakarta, dan FORKI Surakarta,” ungkapnya.
Diam-diam, sejak lama Luvena memendam keinginan bisa diterima di Pelatnas selulus dari SMPN 1 Surakarta nanti.
“Dengan bergabung di Pelatnas, maka akan semakin lebar langkah saya untuk dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi,” ujar Luvena, optimis.***

pharmacie en ligne livraison europe: Pharmacies en ligne certifiees – pharmacie en ligne france livraison internationale