Ayam Lodho Lengkapi Ragam Kuliner Kota Makmur

KULINER

Penulis: Supriyani | Editor: Dwi NR
SUKOHARJO | inspirasiline.com

“Istilahnya, ini bagian dari nguri-uri (melestarikan) masakan khas Indonesia, khususnya Jawa. Kenapa saya buka di Sukoharjo, karena masyarakat di Solo Raya ini senang dengan masakan ayam,” paparnya.

MUHAMMAD Toha, anggota Komisi VI DPR RI punya cara unik membantu dan membawa manfaat bagi masyarakat di masa pandemi. Selain tugasnya sebagai legislator menyerap aspirasi masyarakat, dia kini membuka usaha rumah makan.

Dari lahir hingga sekarang, Toha menetap bersama anak dan istri di Sukoharjo, Jawa Tengah, namun dia justri merintis usaha rumah makan olahan khas Trenggalek, Jawa Timur, yakni ayam lodho.

Saat berbincang dengan awak media di rumah makannya yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Sukoharjo, beberapa waktu lalu, M Toha menceritakan alasan bisnis kuliner ayam lodho lantaran ingin melengkapi ragam kuliner yang sudah ada di Kota Makmur Sukoharjo.

Ingkungnya Jawa Timur itu namanya ayam lodho, yang disajikan utuh ayam kampung asli. Biasanya disajikan untuk acara selamatan atau kondangan (kenduri), dengan nasi dibumbu gurih seperti nasi liwet atau nasi uduk,” ujarnya.

Toha menjelaskan, baik ayam lodho dari Jatim maupun ayam ingkung dari Jateng, keduanya sudah menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia. Oleh karena itu, pilihannya membuka rumah makan ayam lodho juga bagian dari melestarikan warisan itu.

“Istilahnya, ini bagian dari nguri-uri (melestarikan) masakan khas Indonesia, khususnya Jawa. Kenapa saya buka di Sukoharjo, karena masyarakat di Solo Raya ini senang dengan masakan ayam,” paparnya.

Dengan bumbu khasnya, tidak seperti kebanyakan sajian ayam yang sudah ada, menurut Toha, ayam lodho dengan bumbu rempah-rempah sesuai aslinya yang dirintisnya ini mungkin satu-satunya yang baru ada di Solo Raya, khususnya Sukoharjo.

baca juga:  Di Sukoharjo Bagian Selatan, Tiga Kecamatan Rawan Kekeringan

Hampir sebagian besar karyawan yang dipekerjakan merupakan korban PHK dari tempat kerja sebelumnya. Orang-orang tersebut lantas diberikan pekerjaan dan akhirnya bisa tetap berkarya di tengah pandemi yang dirasakan begitu berat secara ekonomi.

Toha menceritakan alasan bisnis kuliner ayam lodho lantaran ingin melengkapi ragam kuliner yang sudah ada dan coba memberi pilihan alternatif di luar kuliner khas Sukoharjo.

Dia mulai membuka usaha sate kambing sejak 1 Desember 2020 lalu. Saat itu, dia bersama sang istri terus berupaya memutar otak untuk tetap berkarya di tengah pandemi, namun membawa kemanfaatan bagi sesama.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *