Di Kecamatan Plupuh, Perantau Mudik Hanya 163 Orang

NEWS

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

IMBAUAN pemerintah untuk tidak mudik Lebaran 2021 untuk menghindari penyebaran Covid-19, sangat dipatuhi warga masyarakat wilayah Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen di perantauan.

KEPALA Puskesmas Plupuh 2 dr Paryanti.

Terbukti hanya 163 orang yang mudik ke berbagai desa di Kecamatan Plupuh. Padahal sebelum adanya Covid-19 bisa mencapai 500-an orang.

“Sebanyak 163 orang itu dari berbagai daerah, di antaranya Papua, Sulawesi, Sumatera, Kalimantan, Bali, Kupang, Jatim, Jabar, dan Jakarta. Mereka sudah membawa surat lengkap dan kami tes antigen hasilnya negatif ,” ungkap Kapolsek Plupuh Iptu Suparno saat ditemui inspirasiline.com di ruang kerjanya, Selasa (11/5/2021).

Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspimcam) Plupuh terdiri atas Camat Sumarno, Danramil Kapten Inf Suhartono, dan Kapolsek Iptu Suparno menggelar operasi yustisi sampai ke desa-desa.

“Operasi ini tidak memberikan sanksi denda, hanya sanksi sosial, bahkan kami justru membagikan masker kepada masyarakat yang ditemui tidak memakai masker,” ujar Iptu Suparno.

Kapolsek Iptu Suparno mengimbau warga masyarakat di Kecamatan Plupuh tetap mematuhi 5M: memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilisasi.

Sementara Kepala Puskesmas Plupuh 2 dr Paryanti mengatakan, pihaknya bersama Muspimcam terus keliling menyosialisasikan bahasa Covid-19 dan menaati protokol kesehatan.

Paryanti berharap, warga masyarakat mematuhi protokol kesehatan dalam kegiatan apapun.

“Warga masyarakat yang bandel, kami minta bantuan Satgas Covid-19 dan Jogo Tonggo tingkat desa yang menyadarkan warganya,” terang dr Paryanti singkat.***

Bagikan ke:
baca juga:  Disiplinkan Jaga Jarak Wajib Pajak, Samsat Sragen Renggangkan Tempat Duduk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *