Permudah Layanan Masyarakat, Disdukcapil Luncurkan Pos Pakde-ADM Desa

INOVASI

Penulis: Joko Widodo
GROBOGAN | inspirasiline.com

DINAS Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Grobogan meluncurkan dua inovasi terbaru, Pos Pelayanan Administrasi Kependudukan di Desa (Pos Pakde) dan Anjungan Dukcapil Mandiri Desa (ADM Desa), yang merupakan bagian dari Program 100 Hari Bupati dan Wakil Bupati Grobogan periode 2021-2024, Selasa (8/6/2021).

“Kedua program itu merupakan inovasi baru bidang dokumen kependudukan, dengan tujuan untuk mendekatkan dan memudahkan masyarakat menurus dokumen kependudukannya seperti Kartu Keluarga (KK), KTP, Akte Nikah, Akte Kematian, dan sebagainya,” kata Kepala Disdukcapil Grobogan Achmad Basuki Mulyono.

ACARA peluncuran Pos Pakde dan ADM Desa dihadiri jajaran Disdukcapil Grobogan.

Dengan diluncurkannya program inovasi tersebut, ke depan masyarakat tidak perlu ke kantor Disdukcapil kabupaten atau ke kecamatan, tapi cukup datang ke kantor desa/kelurahannya masing-masing dengan membawa persyaratan yang dibutuhkan.

“Jadi betul-betul lebih dekat, lebih mudah, dan lebih cepat.” ungkap mantan Camat Gubug itu.

KEPALA Disdukcapil Grobogan Achmad Basuki Mulyono.

Jadi, Pos Pakde itu merupakan unit pelayanan adminduk yang ada di desa/kelurahan. Masyarakat yang ingin mengurus dokumen kependudukannya dapat melalui online maupun datang langsung ke kantor desa/kelurahan, tidak perlu lagi ke kantor kecamatan atau Disdukcapil kabupaten.

Achmad Basuki Mulyono menjelaskan, desa/kelurahan yang telah menyatakan kesiapan untuk membuka layanan Pos Pakde ada 178 desa/kelurahan, yang lainnya belum siap.

Selain itu Disndukcapil Grobogan juga meluncurkan alat yang disebut ADM Desa, yakni mesin cetak dokumen kependudukan seperti KK, Akte Kelahiran ,Akte Kematian, Akte Pernikahan, dan Akte Perceraian yang dapat dimanfaatkan masyarakat desa/kelurahan secara mandiri.

Sampai saat ini, desa yang telah menyediakan ADM Desa adalah Jatilor, Kecamatan Godong; Tambirejo (Toroh), Banjarejo dan Tlogotirto (Gabus), Panimbo (Kedungjati), Jenengan dan Kandangrejo (Klambu), dan Dempel (Karangrayung).

Terkait pengadaan ADM Desa, sampai saat ini Disdukcapil Grobogan telah melibatkan pengusaha komputer dalam penyediaan mesin ADM Desa, sehingga bagi desa-desa yg berminat dapat langsung membeli di toko toko komputer tersebut.

Bupati Grobogan Sri Sumarni memberikan apresiasi yang tinggi terjadap peluncuran Pos Pakde dan ADM Desa, karena dengan alat ini masyarakat dimudahkan.

“Pelayanan ini untuk masyarakat. Buatlah masyarakat bahagia dengan pelayanan kita,” ucap Bupati Sri Sumarni.

Kepada desa yang belum memunyai alat ini, Bupati Sri Sumarni minta agar desa menganggarkannya melalui RAPBDes-nya.

“Jangan terlalu eman jika memang untuk kebaikan masyarakat,” kata Bupati Sri Sumarni.

Sedangkan untuk kelurahan, akan dibahas dulu dengan DPRD pada RAPBD 2022.

Terpisah, Kabid Pengelolaan Informasi Adminduk Disdukcapil Grobogan Machasin Nur Ubaidi mengungkapkan, mesin cetak dokumen kependudukan ADM Desa ini termasuk baru dan hanya ada di dua atau tiga kabupaten saja di Jawa Tengah.

“Ini benar benar sebuah inovasi baru untuk kami di Grobogan,” ujar Machasin kepada inspirasiline com.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *