PPDB Kabupaten Sragen Dibuka Empat Jalur

EDUKASI

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

SEBANYAK 49 SMP negeri dan swasta di Kabupaten Sragen, siap menampung 12.544 siswa baru melalui kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021. Pendaftaran PPDB SMP dibuka 16-19 Juni mendatang.

Kasi Kurikulum Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen Sukisno menjelaskan, berdasarkan pada petunjuk teknis (juknis) PPDB 2021, PPDB tahun ini dibuka dengan empat jalur pendaftaran.

“Yakni jalur zonasi 60%, jalur prestasi 20%, jalur afirmasi 15%, dan jalur perpindahan orang tua/wali siswa 5%,” ungkap Sukisno saat dihubungi inspirasiline.com melalui ponselnya, Sabtu (12/6/2021).

Dikatakan, Juknis PPDB 2021 No. 422.1/1337/013/2021 sudah ditandatangani Kepala Disdikbud Sragen Suwardi tertanggal 7 Juni 2021 lalu.

Sukisno menerangkan, daya tampung untuk SMP negeri sebanyak 9.792 siswa, dengan 305 rombel dan untuk daya tampung SMP swasta sebanyak 2.784 siswa dengan 86 rombel.

Lebih lanjut, Sukisno memerinci empat jalur pendaftaran PPDB bagi calon siswa SMP di Sragen.

“Pertama, jalur zonasi 60% dari daya tampung. Jalur ini diperuntukkan bagi siswa SD/sederajat yang berdomisili di wilayah desa/kelurahan wilayah zonasi sekolah. Jarak zonasi dihitung dari titik koordinat sekolah dengan titik koordinat RT tempat domisili calon siswa,” ujarnya.

Kedua, lanjutnya, jalur afirmasi paling sedikit 15% dari daya tampung. Sukisno menerangkan, jalur afirmasi ini diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu yang tercatat di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Dinas Sosial atau bukti keluarga miskin lainnya yang disahkan oleh instansi yang berwenang.

Berdasarkan Nilai Akhir
Ketiga, Sukisno menerangkan, jalur prestasi 20% dari daya tampung bagi siswa berprestasi tanpa dibatasi zonasi sekolah. Bila pendaftar melebihi kuota 20%, maka diranking berdasarkan nilai akhir.

baca juga:  Jelang PTM, PMI Fasilitasi Rapid Antigen 350 Guru

Bila tidak diterima karena ranking rendah, kata Sukisno, siswa yang bersangkutan tidak dapat dimasukkan ke jalur lain. Bila kuota tidak terpenuhi, maka sisa kuota bisa dialihkan ke jalur lain.

Keempat, Sukisno menyebut jalur perpindahan orangtua/wali siswa sebesar 5% dari daya tampung.

“Juknis tersebut sudah disosialisasikan dengan cara langsung dan daring kepada para kepala SD dan SMP di Sragen. Para calon siswa baru mendaftar dari rumah atau dari SD masing-masing. Yang boleh datang ke SMP hanya dari jalur afirmasi atau luar kabupaten,” ujarnya.

Sukisno menjelaskan, dalam PPDB ini menggunakan sistem online, dengan menggandeng Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *