Polda Jateng-Kodam IV/Diponegoro Terapkan Manajemen Kontijensi Penanganan Covid-19

NEWS

Penulis: Joko Widodo | Editor: Dwi NR
KARANGANYAR | inspirasiline.com

PANGDAM IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto bersama Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi memimpin Apel Gelar Pasukan Gabungan Satgas Penanganan Covid-19 di Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Kamis (8/7/2021).

Pada apel yang diikuti sekitar 300 orang dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut, dibacakan sejumlah poin pernyataan sikap oleh Perwakilan Elemen Masyarakat Kabupaten Karanganyar, yang meliputi, pertama, turut prihatin dan berduka cita atas kasus Covid-19 yang telah banyak menelan korban jiwa masyarakat di Kabupaten Karanganyar.

Kedua, mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan bersama-sama menjaga kondisi sosial dengan tetap berada di rumah masing-masing.

PELAKSANAAN Apel Gelar Pasukan Gabungan Satgas Penanganan Covid-19 di Alun-alun Kabupaten Karanganyar.

Ketiga, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan disiplin serta senantiasa menerapkan protokol kesehatan 5M: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilitas dan interaksi.

Keempat, mendukung upaya pemerintah dan mendorong masyarakat untuk terlibat secara aktif dalam pelaksanaan 3T (testing, tracing, treatment), dan vaksinasi bagi seluruh masyarakat Kabupaten Karanganyar.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto dalam sambutannya menyampaikan, kedatangannya bersama Kapolda Jateng Ahmad Luthfi ke Kabupaten Karanganyar untuk memperkuat PPKM Darurat di daerah ini.

“Pelaksanaan PPKM Darurat ini diselenggarakan karena adanya lonjakan yang sangat tinggi pandemi Covid-19 di seluruh Indonesia dan terutama di Jawa dan Bali. Tingginya keterisian tempat tidur di rumah sakit, kemudian langkanya beberapa obat-obatan maupun oksigen, dan ini kita bergerak bersama untuk mengatasi semua itu,” kata Mayjen TNI Rudianto.

Pangdam Mayjen TNI Rudianto berhaap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karanganyar untuk mengikuti kebijakan atau aturan yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat maupun daerah, agar laju perkembangan Covid-19 di Kabupaten Karanganyar dapat ditekan.

“Kepada seluruh pemuka agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, bersama-sama untuk mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi penyebaran Covid-19. Karena tanpa partisipasi masyarakat dan semua tokoh masyarakat, apapun yang dilakukan aparat pemerintah, penegak hukum, aparat keamanan, dan seluruh stakeholder, pemerintah tidak bisa berbuat apa-apa,” jelasnya.

Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi menjelaskan, kedatangannya bersama Pangdam Mayjen TNI Rudianto ke Kabupaten Karanganyar, untuk memberlakukan manajemen kontijensi penanganan Covid-19.

“Kenapa saya katakan manajemen kontijensi penanganan Covid-19? Karena saya dengan Pangdam sudah mendatangi beberapa kabupaten, sudah kami lakukan operasi di wilayah Kudus, wilayah Jepara, dan wilayah Grobogan,” terang Ahmad Luthfi.

Pertama, menurutnya, dengan diberlakukan manajemen kontijensi oleh Kodam IV/Diponegoro dan Polda Jateng, lonjakan kasus Covid-19 di Kudus bisa diatasi secara flat dan selesai. Upaya-upaya yang dilakukan meliputi pre-emtif, preventif, treatment, sekaligus penegakan hukum.

Kapolda Ahmad Luthfi mengungkapkan, upaya pre-emtif dilakukan dengan penyemprotan disinfektan di seluruh Kabupaten Karanganyar secara serentak dan masif di kota-kota, jalan-jalan provinsi, sampai di tingkat desa, selama tiga hari terus-menerus.

Upaya preventif, memberi pendidikan kepada masyarakat untuk disiplin dan menjaga kesehatan dengan meningkatkan operasi yustisi, baik pagi, siang, maupun malam, terkait penggunaan masker dan mencegah kerumunan warga.

“Selain itu, kami berikan sosialisasi atau penerangan keliling sampai ke tingkat desa secara masif, agar warga tergerak hatinya mengikuti protokol kesehatan,” papar Kapolda Ahmad Luthfi.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *