Penulis: Sugimin | Editor: Dwi NR
SRAGEN | inspirasiline.com
KODIM 0725/Sragen kembali menggelar Serbuan Vaksin jilid 3 untuk masyarakat umum di Aula Guyub Rukun Makodim Sragen, Kamis (15/7/2021).
Staf Penerangan Kodim 0725/Sragen Sertu Mahmud Y didampingi Pasi Ops Kapten Inf Wariyo menjelaskan, vaksinasi pertama diselenggarakan di lokasi TMMD Desa Tlogotirto, Kecamatan Sumberlawang dengan prokes ketat, sebanyak 250 dosis, Sabtu (3/7/2021).

Vaksinasi kedua, Jumat (9/7/2021), sebanyak 500 dosis untuk lansia dan pelaku perjalanan.
Dan hari ini, Kamis (15/7/2021), Kodim Sragen menyiapkan 600 dosis vaksin untuk lansia dan masyarakat umum nonkaryawan.

Dikatakan, pendaftaran vaksinasi melalui Babinsa dan Koramil setempat. Proses vaksinasi dibagi menjadi 6 gelombang dan setiap gelombang diberikan alokasi waktu 1 jam untuk menghindari kerumunan.
Setiap peserta wajib memakai masker, menjaga jarak perorangan, dan setiap masuk Kodim dilakukan tes suhu tubuh dengan ketat. Inspirasiline.com pun saat mau masuk halaman Makodim 0725/Sragen dicek suhu tubuhnya.
Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno dalam pengarahannya mengatakan, TNI akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan Polres Sragen dalam menyelenggarakan Serbuan Vaksin.
“Total sampai hari ini, Kodim Sragen telah menyuntikkan 1.350 dosis vaksin untuk lansia, pelaku perjalanan, dan masyarakat umum nonkaryawan. Kami akan terus melaksanakan serbuan vaksinasi guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sragen. Saya meminta masyarakat yang sudah divaksin agar tetap mematuhi dan disiplin protokol kesehatan,” pesan Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno.
Salah satu peserta vaksinasi, Oki Indra Pratama, pedagang sapi warga Jetak Duyungan, Kecamatan Sidoharjo mengaku senang dan terbantu dengan adanya vaksinasi gratis di Kodim Sragen.
“Saya sering keluar kota, karena pekerjaan saya berdagang sapi, sehingga saya sangat membutuhkan vaksin dan kartu bukti sudah divaksin untuk di perjalanan,” ujarnya.
Oki Indra Pratama berharap ada vaksin berikutnya untuk orang tua dan saudaranya yang memunyai pekerjaan serupa.***
