Penulis: Joko Widodo | Editor: Dwi NR
GROBOGAN | inspirasiline.com
AWAL September 2021 ini merupakan berkah tersendiri bagi siswa SD dan SMP negeri di Kabupaten Grobogan. Pasalnya, melalui Rrekomendasi Bupati Grobogan No. 360/3499/2021 tanggal 6 September 2021 tentang Pelaksanaan Simulasi PTM dan PTM Terbatas bagi SD dan SMP di Kabupaten Grobogan, saat ini sudah diizinkan dan bisa melakukan pembelajaran tatap muka (PTM), meski masih bersifat simulasi.
Hal itu disambut baik dan semangat oleh kalangan pendidikan, baik siswa, guru, maupun orangtua/wali peserta didik.

Sesuai Rekomendasi Bupati Grobogan tersebut, sekolah yang melakukan simulasi PTM hanya 44% dari jumlah sekolah.
“Jumlah sekolah yang mengikuti simulasi PTM di Grobogan sebanyak 327 SD negeri dan 58 SMP negeri,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Grobogan Amin Hidayat melalui Sekretaris Disdik Wahono melalui ponselnya kepada inspirasiline.com, Senin (6/9/2021).
Dalam simulasi tersebut, kata Wahono, siswa dan guru dalam proses pembelajarannya tetap harus menerapkan protokol kesehatan (prokes), seperti memakai masker dan sekolah harus menyiapkan tempat cuci tangan atau hand sanitizer.

Dalam pelaksanaan, Selasa (7/9/2021), masing-masing sekolah membagi dua sesi pertemuan, yakni sesi pertama untuk separo jumlah siswanya dan pada sesi kedua digunakan untuk separo sisanya.
“Kami bagi menjadi dua sesi per hari, sesuai pembagian nomor urut absen anak,” kata Kepala SDN1 Ngraji Nyomo.
Pantauan di lapangan, PTM digelar di SDN 1 Ngraji, Kecamatan Purwodadi; SDN 2 Gundih dan SDN 3 Monggot, Kecamatan Geyer; serta di SMPN 1 Purwodadi.

Kepala SDN 1 Ngraji Nyomo mengaku senang sudah diizinkan membuka PTM, walau sebatas simulasi.
“Banyak anak sekolah, termasuk orang tua yang sudah bosan belajar di rumah. Inginnya sekolah dengan tatap muka,” ungkapnya.
Di SDN 2 Gundih, Kecamatan Geyer, para siswanya juga tampak antusias dan gembira menerima pelajaran.
Rhaesa dan Jessandro, keduanya siswa-siswi Kelas VI SDN 2 Gundih mengaku senang bisa bertemu dengan teman-temannya, setelah hampir dua tahun mereka belajar secara daring.
“Tidak hanya anak-anak, kami sebagai guru pendidik merasa senang juga,” beber Kepsek SDN 2 Gundih Supri Arianti.
Anggit, salah satu siswa Kelas VI mengaku gembira bisa masuk sekolah kembali, setelah sekian lama belajar di rumah.
Hal senada disampaikan Kepala SDN 3 Monggot sekaligus Ketua K3S Kecamatan Geyer Rusno.
Dia berharap, dengan dijalankannya simulasi PTM ini, semoga tidak ada masalah yang menyebabkan ditundanya PTM Terbatas, seperti yang sudah berjalan sesaat lalu. Sekolah yang dipimpinnya juga diharuskan menerapkan protokol kesehatan ketat.
“Kami hkawatir kalau sampai terjadi kerumunan anak dan terjadi paparan Covid-19, semua kena imbasnya, PTM dihentikan. Kalau terjadi seperti itu, ya SD wilayah desa yang terjadi kasus itu yang diisolasi dan tidak mengimbas ke semua sekolah,” ungkap Rusno.
Dalam usulan rencana pelaksanaan simulasi PTM sekolah tersebut, dia selaku Ketua K3S juga dilibatkan untuk membuat protap tentang prokes.
“Yang jelas, banyak orangtua siswa yang antusias dan senang melihat anaknya bisa masuk sekolah lagi. Saya tahu dari grup WA wali murid, kebanyakan komentarnya senang sekali,” pungkasnya.
Dengan adanya belajar di rumah dalam kurun waktu lama, maka kemungkinan terjadi guru lupa nama-nama siswanya.
Koordinator Pendidikan Kecamatan Geyer Joko Supriyanto juga menyatakan setuju dan antusias telah diberlakukannya PTM, meskipun masih dalam simulasi. Dia berharap, ke depan PTM bisa kembali normal.
Di SMPN 1 Purwodadi, tampaknya guru dan siswanya sudah sangat siap dengan gelaran PTM, meski baru simulasi.
“Kami ketat sekali kalau untuk itu. Semua guru dan murid kami lengkapi dengan masker dan face shield,” ungkap Kepala SMPN 1 Purwodadi Purnyomo.
Tidak hanya itu, biar tidak ada kerumunan, siswanya harus masuk melalui pintu timur dan bila pulang harus melalui pintu barat.
“Di samping itu, bagi siswa yang sudah ikut pembelajaran pada sesi pertama, pulangnya harus menunggu dulu masuknya siswa pada sesi kedua. Dengan demikian tidak terjadi siswa yang berjubel, apalagi berkerumun,” tegas Purnyomo.
Agung, salah satu wali murid Kelas VIII SMPN 1 Purwodadi merasa grmbira anaknya bisa belajar tatap muka kembali. Dia berharap, PTM bisa berjalan terus.
Terpisah, Sekda Grobogan Moh Sumarsono mengayatakan, simulasi PTM akan terus dievaluasi. Bila dalam kurun waktu tertentu tidak ada paparan Covid-19 atau situasi membaik, maka PTM akan dijalankan.
“Tapi bila ada kasus paparan Covid-19 di sekolah, maka proses pembelajaran akan dihentikan,” tegas Sumarsono, yang meminta sekolah untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.***

I don’t usually comment but I gotta say regards for the post on this great one : D.
I love reading through and I think this website got some really utilitarian stuff on it! .
I do believe all of the ideas you have introduced in your post. They’re really convincing and can definitely work. Still, the posts are too short for beginners. May you please prolong them a little from next time? Thanks for the post.
What is FlowForce Max? FlowForce Max Advanced Formula is a holistic blend designed to promote optimal prostate health
This web site is my inhalation, rattling superb layout and perfect subject material.
I just couldn’t depart your website prior to suggesting that I extremely enjoyed the standard information a person provide for your visitors? Is gonna be back often in order to check up on new posts
The very heart of your writing while sounding agreeable in the beginning, did not really settle perfectly with me after some time. Someplace within the sentences you managed to make me a believer but only for a while. I nevertheless have got a problem with your leaps in assumptions and you would do nicely to help fill in those gaps. When you actually can accomplish that, I would definitely be amazed.
Great beat ! I would like to apprentice while you amend your web site, how can i subscribe for a blog website? The account aided me a acceptable deal. I had been a little bit acquainted of this your broadcast provided bright clear concept
I reckon something truly special in this web site.
Along with every thing which seems to be building inside this particular area, a significant percentage of viewpoints tend to be very refreshing. Nonetheless, I appologize, because I do not subscribe to your entire strategy, all be it refreshing none the less. It seems to us that your opinions are actually not entirely rationalized and in reality you are yourself not even wholly certain of the point. In any case I did enjoy examining it.
We’re a group of volunteers and opening a new scheme in our community. Your web site provided us with valuable information to work on. You’ve done a formidable job and our whole community will be thankful to you.
I am perpetually thought about this, thankyou for posting.
Valuable info. Lucky me I found your web site by accident, and I am shocked why this accident didn’t happened earlier! I bookmarked it.
Together with the whole thing that appears to be developing inside this specific subject matter, your opinions are actually fairly refreshing. Nonetheless, I am sorry, because I do not give credence to your whole suggestion, all be it exciting none the less. It looks to everybody that your remarks are generally not totally justified and in reality you are generally yourself not even thoroughly confident of the argument. In any event I did take pleasure in examining it.
Oh my goodness! an amazing article dude. Thank you Nonetheless I am experiencing situation with ur rss . Don’t know why Unable to subscribe to it. Is there anybody getting equivalent rss downside? Anybody who knows kindly respond. Thnkx
Attractive section of content. I just stumbled upon your weblog and in accession capital to assert that I acquire in fact enjoyed account your blog posts. Anyway I’ll be subscribing to your feeds and even I achievement you access consistently quickly.