Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com
KASUS Covid-19 di Kabupaten Sragen terus menunjukkan tren melandai dan membaik. Data terbaru hanya ada tambahan dua kasus positif dalam sehari.
“Dari laporan hanya ada tambahan dua kasus positif Covid-19, kondisinya tanpa gejala,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen Hargiyanto saat dihubungi inspirasiline.com, Jumat (15/10/2021) pagi.
Hargiyanto menjelaskan, Kamis (14/10/2021) kemarin terdapat 122 warga yang dilakukan tes PCR dan hanya dua yang positif.
Kemudian jumlah pasien yang menjalani isolasi terpusat di Technopark juga makin menurun. Dari kapasitas 400 tempat tidur (TT), hanya terisi 7 pasien saja.
Sedangkan Isolasi terpusat (isoter) di Kragilan, Gemolong, dari 86 kapasitas, sudah tidak ada yang menghuni alias kosong. Untuk pasien yang isolasi mandiri tercatat ada 5 orang.
Keterisian BOR rumah sakit rujukan Covid-19 juga melonggar, dengan persentase rata-rata hanya 4%. Dari 25 TT ICU, hanya ada 2 pasien yang dirawat.
Sementara untuk TT isolasi, dari 351 TT, hanya 5 yang terisi atau 1,42%.
Di sisi lain, jumlah warga tervaksin terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah warga tervaksin sudah mencapai 763.693 orang, rinciannya 546.234 tervaksin dosis pertama, sebanyak 213.095 dosis kedua, dan 4.364 tervaksin dosis ketiga.
Sekalipun sudah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen terus menggelar vaksinasi Covid-19. Bahkan Camat Plupuh Edi Purwanto terus menyisir warga yang belum tervaksin, dengan cara door to door.
“Sesuai target untuk mencapai Level 1, cakupan vaksinasi harus mencapai hingga 70%. Target lansia setiap hari, tiap desa 15-20 orang,” ungkap Camat Plupuh Edi Purwanto.***
