Nataru obyek wisata di Kabupaten Sragen tetap dibuka

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Natal dan tahun baru( Nataru) tahun 2022 obyek wisata di wilayah Bumi Sukowati tetap dibuka. Minggu (26/12/2021) kemarin sejumlah tempat wisata di dibanjiri pengunjung.

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Sragen mewajibkan wisatawan untuk scan barcode PeduliLindungi.

Kepala Disparpora Kabupaten Sragen Yusep Wahyudi mengatakan, minggu (26/12/2021) kemarin kenaikan pengunjung

mencapai dua kali lipat, pada hari biasa. Ada tiga lokasi wisata utama yang ramai yakni Musium Manusia Purba Sangiran, Tempat Ziarah Gunung Kemukus, dan Pemandian Air Panas Bayanan.

“Ada peningkatan dibanding hari biasa. Jumlahnya belum kami cek, tapi sekitar dua kali

lipat di Sangiran, Bayanan, dan Kemukus,” Ungkap  Yusep Wahyudi saat dihubungi Inspirasiline.com Senin( 27/12/2021)

Petugas diinstruksikan mengawasi agar tidak sampai ada kerumunan di lokasi wisata. Selain itu,

pengunjung wajib scan barcode PeduliLindungi, karena Disparpora mengutamakan protokol kesehatan (prokes)

”Kami perketat dengan PeduliLindungi khususnya di Sangiran. Karena museum kan

indoor, jadi diperketat. Termasuk dengan pembatasan pengunjung. Tapi di lokasi yang lain juga ketat,” Ungkap Yusep Wahyudi menegaskan

Selain liburan Natal ini, pihaknya juga mengantisipasi kunjungan wisatawan pada

tahun baru. Mengingat tahun baru juga berlangsung pada akhir pekan. Sehingga potensi kedatangan wisatawan lebih banyak.

”Kami juga mengantisipasi liburan tahun baru tidak terjadi kerumunan.

Peduli Lindungi harus benar-benar diawasi. Salah satunya kerja sama dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan ( Muspimcam) setempat yang memiliki lokasi wisata untuk pengawasan dengan menerjunkan satgas Covid-19,” Ungkapnya lebih lanjut

Yusep Wahyudi menekankan pada momentum khusus liburan akhir tahun ini tidak ada target untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD)

”Besok akhir tahun lokasi wisata buka, tapi yang penting tidak menimbulkan kerumunan. Kami tidak fokus pada upaya mengisi kas daerah dahulu,” Ungkap Yusep Wahyudi menambahkan

Kasi Daya Tarik Objek Wisata dan Sarana Prasarana Pariwisata, Disparpora Sragen

Prima Adi Surya menyampaikan, ada peningkatan di kawasan Bayanan setelah revitalisasi.

”Jumlah pengunjung sekitar 100 orang menjadi 300 orang per hari. Sedangkan di Museum Sangiran dari biasanya 300 orang meningkat jadi sekitar 1.000 orang pada Minggu (26/12/2021), kemarin. (Sugimin/17)

Bagikan ke:

9 thoughts on “Nataru obyek wisata di Kabupaten Sragen tetap dibuka

  1. I have recently started a blog, the info you offer on this web site has helped me greatly. Thank you for all of your time & work. “Patriotism is often an arbitrary veneration of real estate above principles.” by George Jean Nathan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *