Grobogan, Inspirasiline.com. Warga KPM dari 9 desa di kecamatan Klambu Grobogan, hari ini menerima uang pencairan BLT Dana Desa Tahun 2022 secara serentak di kantor desanya masing masing, Rabu (9/2/22).
Camat Klambu melalui Sekcam Suprapti, SSos., MM yang dihubungi per telpon membenarkan hal tersebut. Adapun jumlah warga KPM penerima BLT se kecamatan Klambu sebanyak 1091 orang. Adapun pembagiannya, terbagi dalam 3 tahap. Jam 8.30-19.30 untuk desa Taruman, Terkesi dan Menawan. Jam 11.00- 13.00 untyj desa Kandangrejo, Klambu dan Jenengan, dan jam 13 30- 15.30 untuk desa Selojari, Penganten dan Wandankemiri.

“Untuk pemberian BLT DD ini sepenuhnya kami serahkan kepada Desa, namun harus sesuai ketentuan yakni hanya diberikan kepada warga yang betul betul tidak mampu” ungkapnya.
Tentang pembagian proporsi BLT Dana Desa menurut Perpres 104, Suprapti menuturkan daru 100 % dana BLT terbagi menjadi 40% BLT, 20% ketahanan pangan, 8 % untyk PPKM, dan yang 32% untuk penanganan stunting, P4GN, peningkatan kapasitas, kampung KB dan posyandu, jelas Sekcam yabg baru dijabat 2 tahun lalu. Untuk pembangunan gedung kantor desa, tidak boleh diambilkan dari Dana Desa, tetapi bisa dari sumber lain.


Lebih jauh dia menjelaskan gedung kantor desa bisa menggunakan dana Bankeu Propinsi, tetapi harus ada rekomendasi Bupati.” Kalau di Klambu, Bankeu belum ada yang cair karena RAB dan gambar belum ada yang jadi karena menunggu selesai dulu LPJ nya, jadi LPJ harus jadi dulu baru nanti mengumpulkan gambar dan RAB nya,” ungkap Sekcam yang pernah jadi PNS di Timtim itu.
Dengan penyaluran BLT ini, Suprapti berharap bisa membantu mencukupi kebutuhan warga masyarakat. Kecuali itu Sekcam mengingatkan masyarakat agar tidak bergantung pada BLT tersebut, karena dia yakin suatu saat BLT tersebut akan selesai.
Menurut pantauan Inspirasiline.com di lapangan, pelaksanaan penyaluran BLT sangat lancar dan aman. Seperti di desa Jenengan, Taruman dan Selojari, masyarakat di ketiga desa tersebut mengaku senang karena bisa menerima BLT selama 2 bulan sekaligus, terutama warga Taruman dan Selojari yang padi nya tidak bisa dipanen karena tergenang banjir tahunan. “Uang yang saya terima 2 bulan ini bisa saya manfaatkan untuk beli beras” kata Sardi (60) warga Selojari dan juga Hartono (50) warga Taruman, serta Sardi (60) warga Jenengan.

Kades Jenengan Ahmad Latif saat ditemui mengaku senang karena dengan BLT ini warganya sangat terbantu dalam pemenuhan kebutuhannya.
Demikian juga yang disampaikan Kades Selojari melalui Sekdes Mahmudi, SAg “Sebagian warga kami ada yang gagal panen tetapi dengan BLT ini bisa tercukupi lah” katanya.
Pelaksanaan penyaluran BLT yang dilakukan oleh Bank BKK Klambu mendapat pengawalan dari Babinsa dan Babinkamtibmas masing masing desa. ( jokowidodo )
