Sragen-Inspirasiline.com. Dalam rangka percepatan Vaksinasi Covid-19 dengan target 200 orang per Desa sampai akhir bulan Februari ini, 25 Puskesmas yang ada di Kabupaten Sragen ternasuk dua Puskesmas di Kecamatan Plupuh menggelar vaksinasi Covid-19 baik di Puskesmas maupun di tempat lain.
Hari ini Selasa (22/2/2022) Puskesmas Plupuh 1, Kabupaten Sragen menggelar Vaksinasi Booster di Balai Desa Sambirejo. Sedangkan Puskesmas Plupuh 2 Rabu (23/2/2022) besuk akan menggelar Vaksinasi Booster di Balai Desa Sidokerto.
Gelaran Vaksinasi Booster di Balai Sambirejo dipantau langsung Musyawarah Pimpinan Kecamatan ( Muspimcam) Plupuh, Satgas Covid-19 Tingkat Kecamatan dan Desa bersangkutan.

Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen menggulirkan kebijakan program Vaksinasi Booster lebih cepat dari tenggang waktu sebelumnya.

Jika sebelumnya Vaksinasi Booster diperuntukkan bagi warga yang sudah vaksin minimal 6 bulan sejak dosis 2, kini persyaratan dipersingkat menjadi minimal 3 bulan setelah dosis 2.
Kepala DKK Sragen, Hargiyanto membenarkan program Vaksinasi Booster yang dipersingkat dari jeda 6 bulan menjadi 3 bulan setelah dosis 2.
Selain itu, jeda waktu 3 bulan dinilai sudah tidak masalah dari sisi medis untuk mendapatkan suntikan Booster.
“Iya kita persingkat jadi minimal 3 bulan sejak Vaksin dosis 2. Tujuannya untuk percepatan Vaksinasi Booster karena saat ini capaian Vaksinasi Booster di Sragen masih rendah. Tapi yang jelas, dari sisi medis tidak masalah dan sudah bisa dilakukan bagi mereka yang sudah 3 bulan lebih Vaksin keduanya,” Ungkap Hargiyanto Selasa (22/2/2022).
Dikatakan dari sisi kondisi, jeda 3 bulan sudah terjadi penurunan imunitas. Dengan suntikan booster akan meningkatkan kembali imunitas pada tubuh seseorang.
Terlebih, saat ini Vaksin untuk Booster sudah tersedia melimpah. Percepatan Vaksinasi Booster menjadi penting untuk membendung laju penyebaran Covid-19 serta menekan potensi seseorang untuk tertular varian Omicron.
“Vaksinnya juga sudah tersedia banyak. Kalau secara medis 3 bulan sudah boleh divaksin Booster karena kekebalan tubuhnya sudah menurun, mengapa harus nunggu 6 bulan. Karena vaksin lengkap itu juga menjadi salah satu penangkal tertular covid-19,” Ungkapnya. (Sugimin/17).
