Kepala ESDM Cabang Jateng Abdul Charis Mensosialisasikan Sambungan Listrik Murah Dan Hemat Di Oproom Setda Sragen

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Tahun 2022 ini  Sebanyak 517 keluarga miskin di Kabupaten Sragen mendapatkan bantuan sambungan listrik murah dari pemerintah melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Jumlah tersebut jauh di bawah usulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen yang mengajukan 2.733 keluarga miskin mendapatkan bantuan sambungan listrik murah.

Hal itu diungkapkan  Kepala Cabang Dinas ESDM Jateng, Abdul Charis saat  mensosialisasikan program sambungan listrik murah dan hemat di Aula Oproom Sekretariat Daerah ( Setda) Sragen Selasa (29/3/2022).

“Sesuai amanat UU No. 30/2009, pembangunan listrik untuk keluarga miskin menjadi tanggung jawab pemerintah. Sesuai data terkini, ternyata masih ada 0,12% penduduk yang belum memiliki sambungan listrik mandiri, tetapi masih menyambung ke tetangga. Hal itu terjadi karena faktor ekonomi. Kami memberi bantuan listrik kepada keluarga miskin sejak 2017 lalu,” Ungkap Abdul Charis.

Kabupaten Sragen, kata Abdul Charis, tahun ini mendapatkan alokasi 517 keluarga miskin di 17 kecamatan yang menjadi sasaraan program ini. abdul Charis  meminta para Kepala Desa (Kades) bisa melakukan sosialisasi sekaligus melakukan verifikasi terhadap data keluarga miskin yang diberikan. Abdul Charis menegaskan para penerima bantuan ini tidak bisa digantikan dengan yang lain.

Keluarga miskin penerima bantuan sambungan listrik murah akan dipasang jaringan dengan daya 450 Va dan 900 VA.

Manajer PLN Sragen, Mahfud Sungadi, mengatakan, program bantuan listrik murah ini dilakukan setiap tahun. Ada dua kategori bantuan. Pertama, tarif rumah tangga dengan daya 450 VA subsidi dengan biaya sambungan Rp421.000 diskon 50% sehingga menjadi Rp210.500. Kedua, tarif rumah tangga daya 900 VA non subsidi dengan biaya sambungan Rp842.000 per sambungan.

Informasi yang diterima Inspirasiline.com, Jumlah keluarga miskin di Kabupaten Sragen yang dapat bantun tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang hanya 336 keluarga dari usulan 586 keluarga Sugimin/17)

Bagikan ke:
baca juga:  Seni Tayub Sambut Tim Penilai Gudep Mantap Di Pangkalan SMPN1 Gabus Grobogan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *