Seman Korban Jebakan Tikus Beraliran Listrik Yang Ke 23 Di Kabupaten Sragen

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Seman (62) petani Dukuh Dimoro, Desa Jati Tengah, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen menjadi korban jebakan tikus beraliran listrik ke 23 di Kabupaten Sragen. Padahal upaya sosialisasi dari berbagai unsur diklaim tak pernah berhenti.

“Sebenarnya sosialisasi sudah terus kita lakukan. Setiap pertemuan, bahkan tiap ada hajatan kita sampaikan bahayanya setrum jebakan tikus dan konsekuensi ancaman pidana jika sampai menimbulkan korban jiwa,” Ungkap Kepala Desa (Kades) Jatitengah, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen Sagi Rabu (13/4/2022).

Petani malang itu ditemukan tergeletak tak bernyawa di sawahnya di dekat kawat beraliran listrik yang di pasang untuk menjebak tikus Rabu (13/4/2022)  pagi.

Sawah di Dukuh Dimoro, Desa Jati Tengah, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen tempat Seman (62) meninggal terkena jebakan tikus beraliran listrik

“Dari hasil pemeriksaan luar, ditemukan luka bakar bekas tersengat listrik pada tubuh korban. Luka bakarnya pada telapak tangan kiri luka bakar mengelupas kedalaman sekitar 3 – 4 cm, luka bakar silang perut kanan bawah panjang 20 cm kedalaman 1 cm, luka bakar paha kanan ke betis kanan panjang 10 -115 cm kedalaman 1 cm,” Ungkap Kasi Humas Polres Sragen, AKP Suwarso, Rabu (13/4/2022).

AKP Suwarso menguraikan dari visum dan pemeriksaan luar, petugas menyimpulkan tidak ada tanda kekerasan maupun penganiayaan di tubuh korban.

Korban dinyatakan murni meninggal akibat kecelakaan kesetrum jebakan tikus. Setrum jebakan tikus itu dibuat dan dipasang sendiri oleh korban.

“Selanjutnya setelah selesai melakukan pemeriksaan luar dan keluarga korban tidak menuntut otopsi dalam serta sudah menerima dengan ikhlas musibah tersebut, maka petugas menyerahkan jenazah kepada keluarga korban untuk dimakamkan,” Ungkapnya.

Data yang terima Inspirasiline.com. Dari hasil olah TKP, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya dua buah gulungan kabel listrik, sebuah lampu neon dan satu stel pakaian yang dikenakan korban. Korban ditemukan kali pertama oleh Sri Wahyuni (51) petani tetangga korban dan Suratno (55) yang sedang di sawah.

baca juga:  118 Warga Brangkal Jalani Swab Antigen Massal

Mereka curiga dengan kondisi korban yang saat kejadian tergeletak telungkup di sawahnya. Saat dicek ternyata korban sudah tidak bernyawa sehingga langsung dilaporkan ke desa serta Polsek setempat. ( Sugimin/17)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *