Ratusan Calhaj Pamitan Dan Di lepas Bupati

NEWS

Sukoharjo-Inspirasiline.com. Setelah 2 tahun tertunda karena virus corona, akhirnya tahun ini Sukoharjo kembali bisa memberangkat jamaah calon haji ke tanah suci Mekah Al Mukaromah untuk tahun ini Sukoharjo memberangkatkan 381 orang jamaah calo haji (calhaj) yang terbagi dalam 2 kloter. Pamitan dan pelepasan calon haji berlangsung di pendopo Graha Satya Praja Pemkab Sukoharjo pada Senin (13/6/2022) atau 1443 H.

Dalam laporannya Rujito ketua penyelenggara pamitan dan pelepasan calon haji tahun 1443 H  menyampaikan calhaj Sukoharjo sebanyak 381 orang jamaah yang terbagi dalam 2 kloter yaitu kloter 22 dan kloter 23,  untuk kloter 22 SOC sebanyak 101 orang jamaah yang akan bergabung dengan jamaah dari kabupaten Semarang. Kloter 22 SOC tersebut masuk ke asrama haji Donohudan pada Sabtu (!8/6/2022) pukul 08.00 WIB  dan akan diberangkatkan ke tanah suci Mekah Al Mukaromah pada Minggu (19/6/2022) pukul 01.25 WIB.

Bupati Sukoharjo sematkan jaket identitas

Selanjutnya kloter 23 SOC sebanyak 280 orang jamaah yang akan bergabung dengan jamaah dari kabupaten Tegal, kloter 23 ini akan masuk asrama haji Donohudan pada Sabtu (18/6/2022) pukul 16.02 WIB  dan akan diberangkatkan ke tanah suci Mekah Al Mukaromah pada Minggu (19/6/2022) pukul 16.00 WIB.

Adapun sebagai calon haji termuda adalah Irfan Zaki Irawan 22 tahun 7 bulan dari kecamatan Sukoharjo, dan calon haji tertua Sadiman So Pawiro 64 tahun 11 bulan dari kecamatan Weru.

Bupati Sukoharjo memberikan bantuan lauk pauk

Sementara itu bupati Sukoharjo Etik Suryani  dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa haji ini merupakan panggilan dari Alloh Swt yang harus di syukuri pasalnya banyak dari saudara-saudara kita yang sudah siap secara fisik maupun mental bahkan sudah mempersiapkan segala sesuatunya namun belum bisa berangkat tahun ini karena sesuatu hal, kita doakan mudah-mudahan tahun depan bisa diberangkatkan semuanya.

Etik menambahkan kami ucapkan selamat semua bapak/ibu jamaah semua calon haji semoga selalu diberikan kesehatan, kemudahan, kelancaran dalam menjalankan rukun haji, sunnah dan wajibnya,dan bisa kembali ke tanah air dengan sehat dan selamat bisa menjadi haji yang mabrur. Namun kami berpesan tolong jaga kesehatan masing-masing sebab cuaca disini berbeda dengan ditanah suci yang penting juga saat ini covid masih ada tetap jaga protokol kesehatan, jangan abai disana nanti akan bertemu dengan jutaan orang dari berbagai negara.jaga kekompakan, persatuan dan kesatuan jaga nama baik Indonesia umumnya dan Sukoharjo khususnya.dan tolong doakan kabupaten Sukoharjo agar bisa makmur.

Dan kepada para calhaj kabupaten Sukoharjo tahun 2022 ini kami berikan bantuan berupa jaket dan lauk pauk. Jaket merah itu dimaksudkan sebagai identitas agar disana nanti jika ada yang ketinggalan kalau melihat ada yang memakai jaket merah itu saudara saya dari Indonesia begitu. Tolong jaket agar selalu dipakai kemanapun kecuali saat ikrom. Untuk Lauk pauk sangat bermanfaat saat berada di Armina, disana tidak ada warung kalaupun ada jauh maka lauk ini bisa dimanfatkan.

“ Kami berikan jaket merah sebagai identitas dan untuk mempermudah jika disana ada yang ketinggalan cepat-cepat cari itu jaket merah mesthi jamaah asal Sukoharjo, dan lauk pauk bisa bermanfaat saat berada di Armina, disana tidak ada warung, kalaupun ada jauh,” ungkap bupati Etik Suryani.

Tolong sering – sering minum air putih walaupun tidak haus untuk menjaga jangan sampai terjadi dehidrasi, karena disana suhunya bisa mencapai 50 derajat celsius, dan sediakan semprotan untuk menjaga kelembaban. (Prie)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *