Festival Sound Of Gamelan Berlangsung Meriah

NEWS

Sukoharjo-Inspirasiline.com. Untuk mengunci gamelan Sukoharjo agar tidak diklaim oleh daerah lain dan bangsa lain Sukoharjo gelar fesitval Sound Of Gamelan yang berlangsung di pendopo graha satya praja (GSP) pemkab Sukoharjo pada Kamis ( 21/7/2021)  kegiatan ini dibuka langsung oleh bupati Sukoharjo Etik Suryani yang dihadiri oleh Forkopimda, wabup, para asisten, sekda, OPD, camat sekabupaten, gerbang budaya Sukoharjo (GBS), dan masyarakat pecinta budaya.

Dalam kata sambutannya bupati Etik Suryani mengatakan gamelan ini awalnya digunakan untuk mengiringi kesenian wayang kulit dan pertunjukan tari, namun sekarang sudah menjadi alat musik tersendiri yang diminati banyak orang dan biasanya gamelan juga dilengkapi dengan sinden sebagai penyanyi.

Ketua Gerbang Budaya Sukoharjo (GBS) serah rebab

Lanjut Etik kesenian gamelan terdapat nilai-nilai filosofi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. nilai filosofi gamelan lebih dari sekedar pertunjukan gamelan juga sebagai sarana ekspresi budaya serta membangun koneksi antara manusia dengan semesta. Gamelan yang dimainkan secara exstra mengajarkan nilai-nilai  saling menghormati, mencitai dan peduli satu sama lain.

“ Gamelan mempunyai nilai filosofi tersendiri seperti membangun ekspresi budaya, membangun koneksi antar manusia dengan alam semesta, juga mengajarkan nilai-nilai saling menghormati, mencintai, dan peduli satu sama lain,” ujar bupati.

Ketua Gerbang Budaya Sukoharjo (GBS) Joko Ngadimin

Desa Wirun kecamatan Mojolaban merupakan sentra pengrajin gamelan. Satu set gamelan bisa berkisar ratusan juta rupiah tergantung bahan pembuatannya apakah itu terbuat dari tembaga, kuningan atau besi. Dengan digelarnya sound of gamelan ini kami berharap kedepan gaungnya bisa terdengar seantero nusantara sehingga bisa mengangkat nama Sukoharjo sebagai pusat kerajinan gamelan beserta multiplayer efeknya menghidupkan roda perekonomian di desa Wirun dan sekitarnya.

Sementara itu ketua Gerbang Budaya Sukoharjo (GBS) Joko Ngadimin disela-sela festival kepada wartawan menyampaikan bahwa festival ini diikuti oleh 12 group gamelan yaitu: gamelan Sanggar Demes, Bogasari, TNI Kodim 0726 Sukoharjo, GWS, Sanggar Mitra Budaya, PGRI Polokarto, Ngudi Laras, Orla Sindu Laras, Milenial, Sanggar Probo Laras, Gereja Rasa Amor, dan Sanggar Pamor.

Lebih lanjut Joko menambahkan festival Suond Of Gamelan 2022 dan Sarasehan  Gamelan ini mengusung tema “ Meneguhkan Ikon Sukoharjo Sebagai Kota Gamelan “. Dan kedepan diruang-ruang publik dinas/instansi, desa/kalurahan, kecamatan sekolahan akan diberi bantuan satu set  gamelan oleh  pemerintah daerah walau tidak mensthi berupa gamelan perunggu yang penting bisa laras, karena gamelan perunggu memang harganya cukup mahal satu set slendro pelok harganya bisa ratusan juta rupiah. (Prie)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *