Sragen-Inspirasiline.com. Guna memastikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi benar dimanfaatkan yang berhak, Pertamina meluncurkan aplikasi yang akan didrupsi (memberikan pandangan yang berbeda) cara lama sehingga BBM bersubsidi dapat lebih tepat sasaran.
Pertamina Regional IV Jawa Tengah melakukan Sosialisasi penggunaan aplikasi MyPertamina di Ruang Sukowati Sekretariat Daerah (Setda) Sragen Kamis (21/7/2022).
Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto dihadiri Kepala Diskumindag Kabupaten Sragen Cosmas Edwi Yunanto, perwakilan Polres Sragen, Kodim 0725/Sragen, perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dan pengelola SPBU se-Kabupaten Sragen.
Sekda Tatag Prabawanto mengatakan, subsidi BBM tersebut harus diterima masyarakat. Subsidi saat ini dinilai belum tepat sasaran. Mereka yang mampu membeli mobil roda empat sesuai dengan takaran standar saat ini sebaiknya memakai RON 92 (Pertamax) bukan Pertalite.
“Saat ini Negara memberikan subsidi BBM sebesar Rp 520 triliun. Harga BBM juga turut mengalami fluktuasi akibat perang Rusia-Ukraina 270%. Solar mendapatkan subsidi sebesar Rp 10.500/liter. Pertalite subsidinya Rp 8.100. Sementara harga pertalite sekarang Rp 7.650 karena subsidi seharusnya harga pertalite sudah Rp 15.750. “ Ungkap Sekda Tatag Prabawanto.
Karena hampir kelangkaan Solar dan Pertalite tersebut akibat konsumen kalangan menegah ke atas lebih banyak yang membeli Pertalite dengan selisih harga hampir Rp 5 ribu.
Tatag Prabawanto mengharapkan aplikasi tersebut dapat berjalan dengan baik, mengetahui Satu Data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Satu Data Nomor Polisi Kendaraan. Jika memang BBM bersubsidi ini untuk masyarakat tidak mampu, Tatag Prabawanto meminta sinkronisasi dengan data DTKS agar BBM bersubsidi menjadi tepat sasaran.
Sales Branch Manager Rayon 4 Pertamina Hendra Saputra menambahkan, undangan untuk semua SKPD terkait sosialisasi kendaraan yang mengisi Pertalite dan Bio Solar Subsidi. Dengan sosialisasi tersebut agar SKPD, Pemerintah Kecamatan dan Desa dapat menginfokannya kepada masyarakat.
Hendra Saputra menambahkan pendaftaran untuk Jawa Tengah dapat dilakukan pada awal Bulan Agustus, namun pada Bulan Juli ini masyarakat sudah dapat melakukan pendaftaran melalui website subsiditepat.mypertamina.id. Sementara untuk pelaksanaan secara serentak sambil menunggu pemberitahuan lebih lanjut dari Pemerintah Pusat.
Masyarakat sudah dapat melakukan pendaftaran apakah akan diisi Pertalite atau Bio Solar. Setiap kendaraan dapat masuk kedalam aplikasi. Setelah melakukan pendaftaran, data tersebut akan dipublikasikan oleh Pemerintah Pusat. Kemudian setelah tujuh hari akan dikeluarkan barcode yang dapat dicetak, serta dapat disreenshot di handphone masing-masing.
Setiap kebutuhan bahan bakar selain kendaraan untuk pertanian juga didaftarkan melalui web atau aplikasi dan akan dibagikan oleh Pertamina pusat. Setiap pembelian BBM bersubsidi nantinya harus menunjukkan barcode untuk meminimalisir. Didalam web terssebut juga mengisi persyaratan surat rekomendasi bagi bahan bakar selain kendaraan untuk pertanian, perikanan, dan lain-lain.
“Pertamina juga menyiapkan posko untuk memudahkan masyarakat melakukan pendaftaran di setiap SPBU kota masing-masing, bisa datang ke kantornya atau bisa langsung bertanya kepada petugas SPBU. Jika mengalami kesulitan dapat menghubungi via telepon dengan nomor 135.”Ungkapnya menjelaskan. ( Sugimin/17)

Thеy have great knowledge аbout Bali properties аnd
with knowing the legal procedure fоr foreign investors tߋ invest іn Bali.