Belum Seminggu Disegel Satpol PP Jateng, Kios Karaoke Liar Terminal Bus Purwodadi Buka Lagi

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. Belum genap tiga hari disegel oleh Satpol PP Jateng bersama Dishub Provinsi Jawa Tengah,  kios yang beralih fungsi menjadi tempat hiburan karaoke liar di kompleks terminal bus Purwodadi itu kembali buka, padahal pengelola ditempat itu sudah diberitahu kalau kegiatan karaoke di terminal itu telah melanggar Perda Jateng tentang ketertiban umum, Sabtu (23/7/22).

Pada Kamis minggu lalu kios yang menjadi target operasi aparat adalah 4 kios yang berada di ujung timur, telah dikosongkan dan diputus aliran listrik dan air serta disegel dengan garis polisi, dengan tujuan tempat tersebut tidak bisa lagi digunakan untuk hiburan karaoke.

Drs. Budi Santosa, MSi Kasatpol Prop Jateng, saat memimpin operasi penyegelan kios karaoke liar terminal bus Purwodadi Grobogan

Sedangkan kios deret sebelah barat dari kios yang disegel itu terutama kios L. C 5-8 meski sudah ikut di segel dan diputus aliran listriknya, karaoke ditempat itu jalan kembali. Pada saat menjalankan usaha karaoke liar itu, mereka menggunakan aliran listrik genset.

Saat operasi penyegelan kios L.C 1-10 pada Kamis lalu,  Purwohadi penyewa kios tersebut sempat tidak kooperatif dengan petugas, karena aliran listrik dan air diputus. “Tahu saya kan hanya 4 kios sebelah timur yang dikosongkan, tidak yang saya tempati ini” katanya. Tetapi setelah Kadishub Prov Jateng Henggar Budi Anggoro turun tangan dan memberi pengertian kepada Purwohadi bahwa kios yang dipakainya sudah tidak ada ijin kontraknya dan sudah berubah menjadi tempat karaoke. ” Hari ini (Kamis) aliran listrik dan air kami putus dulu biar tidak digunakan untuk kegiatan karaoke”  kata Kadishub Jateng. Akhirnya, Purwohadi menerima apa yang disampaikan Kadishub Jateng itu.

Namun, begitu Kadishub dan Kasatpol PP Jateng kembali ke Semarang, pada malam harinya karaoke di tempat kios L.C 5-8 membuka kegiatannya lagi dengan menggunakan genset.

baca juga:  Bakesbangpol Grobogan Gelar Pembinaan Kepada Ormas dan LSM

“Wah itu menantang negara namanya, harusnya sudah disegel,  ya tidak usah digunakan lagi” kata Pasiman Ka terminal bus Purwodadi menanggapi aktifnya kembali kios karaoke yang sudah disegel itu.

Kasatpol PP Jateng Drs. Budi Santosa, MSi yang dihubungu melalui Whatsapp nya mengatakan bila kios karaoke  tersebut sudah disegel aparat tetapi kenyataannya masih tetap buka, maka hal tersebut sudah masuk pelanggatan berat terhadap Perda Jateng.”Kami minta masyarakat ikut serta memonitor kios karaoke yang nekat buka,  bila masih nekad membuka kegiatan itu, segera laporkan kami dan aparat terkait” pungkas Kasatpol PP Jateng itu. ( jokowi)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *